Profil » Program Penelitian

Guna mendukung Visi dan Misi Presiden RI, maka program penelitian Balitkabi periode tahun 2015-2019 diarahkan pada Program penciptaan teknologi dan inovasi pertanian bio-industri berkelanjutan.

Program penciptaan teknologi dan inovasi pertanian bio-industri berkelanjutan diimplementasikan dalam bentuk kegiatan penelitian peningkatan potensi komoditas secara integratif, yang mencakup peningkatan potensi genetik, teknik produksi, pascapanen primer, dan analisis komoditas untuk agroekosistem target.

Sasaran Penelitian Komoditas Kedelai

  1. Menghasilkan varietas unggul baru dengan produksi tinggi, berukuran biji sedang – besar, biji berwarna kuning atau hitam, dan berumur genjah – sedang.
  2. Menghasilkan varietas unggul baru adaptif lahan suboptimal, seperti kekeringan, naungan, jenuh air, lahan masam, pasang surut, dan lahan salin.
  3. Menghasilkan varietas unggul baru tahan cekaman biotik, seperti ulat grayak, penggerek polong, CPMMV, kutu kebul, karat daun, dan pengisap polong.
  4. Menghasilkan varietas unggul baru dengan karakter kandungan isoflavon tinggi, protein tinggi, sesuai panen muda, dan tahan pecah polong.
  5. Menghasilkan teknologi untuk perbaikan mutu fisiologis benih, konservasi dan eksplorasi mikroba tanah.
  6. Menghasilkan rakitan teknologi budidaya pada berbagai agroekosistem (lahan pasang surut, lahan kering iklim kering, lahan salin).
  7. Rejuvenasi dan evaluasi sumber daya genetik kedelai.

Sasaran Penelitian Komoditas Kacang Tanah

  1. Menghasilkan varietas unggul baru dengan produksi tinggi, berumur genjah – sedang, kandungan aflatoksin rendah.
  2. Menghasilkan varietas unggul baru toleran cekaman biotik : jamur A. flavus , karat daun, bercak daun, layu bakteri, kutu kebul.
  3. Menghasilkan varietas unggul baru adaptif lahan suboptimal: lahan masam, lahan salin, lahan kering, lahan alkalis.
  4. Penelitian sistem penyimpanan benih.
  5. Rejuvenasi dan evaluasi sumber daya genetik kacang tanah.

Sasaran Penelitian Komoditas Kacang Hijau

  1. Menghasilkan varietas unggul baru dengan produksi tinggi, biji mengkilat atau kusam, ukuran biji kecil – besar, umur genjah – sedang, dan panen serempak.
  2. Menghasilkan varietas unggul baru toleran cekaman biotik : embun tepung, hama thrips, tular tanah.
  3. Menghasilkan varietas unggul baru adaptif lahan suboptimal: lahan salin, lahan kering.
  4. Rejuvenasi dan evaluasi sumber daya genetik kacang hijau.

Sasaran Penelitian Komoditas Ubikayu

  1. Menghasilkan varietas unggul baru dengan produksi tinggi, umur genjah – sedang, kadar pati tinggi, dan kadar HCN rendah.
  2. Membentuk varietas unggul baru toleran cekaman biotik : tungau merah dan busuk umbi.
  3. Membentuk varietas unggul baru adaptif lahan suboptimal: kekeringan dan lahan pasang surut.
  4. Rejuvenasi dan evaluasi sumber daya genetik ubikayu.

Sasaran Penelitian Komoditas Ubijalar

  1. Membentuk varietas unggul baru dengan produksi tinggi, kadar pati tinggi, kadar gula tinggi, nilai gizi tinggi (kandungan betakaroten dan antosianin tinggi), dan rasa enak.
  2. Membentuk varietas unggul baru toleran cekaman biotik (hama boleng, hama tungau puru, penyakit kudis).
  3. Membentuk varietas unggul baru adaptif lahan suboptimal (lahan kering, lahan pasang surut).