Berita » Raker Pengembangan PUI 2018

pui18Rapat Kerja Pengembangan Pusat Unggulan Iptek tahun 2018 dilaksanakan di Ruang Sidang Utama Lantai 2, Auditorium Graha Widya Bakti, Gedung 120/TMC, Kawasan PUSPIPTEK, Serpong, tanggal 6–7 Februari 2018, diikuti oleh sekitar 360 peserta berasal dari lembaga PUI Litbang dan 24 Lembaga PUI Perguruan Tinggi. Ditambah dengan perwakilan dari instansi induk, yaitu 5 LPNK (BPPT, BATAN, LIPI, LAPAN, BMKG), 6 LPK, 2 Litbang Badan Usaha serta perwakilan dari Bappenas. Raker bertemakan Sinergi Untuk Indonesia: Melangkah Bersama Mengembangkan Keunggulan Riset Indonesia

Arahan Dirjen Kelembagaan Iptek dan Dikti saat pembukaan Raker menyampaikan bahwa secara kuantitatif kinerja PUI tahun 2017 mampu melampaui semua target yang telah ditetapkan. Terdapat tiga kelompok institusi yang terkait dengan kelitbangan yaitu lembaga riset akademik (basic research), lembaga penelitian inovatif, dan STP (Science Techno Park). Segala kegiatan PUI dan riset semestinya bermuara pada STP, karenanya perlu disepadankan antara TRL (Technology Readiness Levels) dan IRL (Innovation Readiness Levels). TRL tertinggi lebih berada pada kemampuan untuk scale up pada lingkungan sesungguhnya, lingkungan pengembangan. IRL terfokus pada start up company, sudah mengarah pada dunia bisnis yang sesungguhnya. Ini semua harus menjadi perhatian periset di Indonesia.

Berbagai program PUI 2018 perlu diperkuat agar lembaga litbang mampu menghasilkan produk iptek maupun produk inovasi yang berbasis demand/market driven dalam rangka mendukung peningkatan daya saing pengguna teknologi. Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2005-2025 yaitu ditujukan untuk mendukung pengembangan dan pemanfaatan Iptek pada bidang-bidang sebagai berikut: (1) Pangan, (2) Energi, (3) Teknologi dan Manajemen Transportasi, (4) Teknologi Infomasi dan Komunikasi, (5) Teknologi Pertahanan dan Keamanan, (6) Teknologi Kesehatan dan Obat, dan (7) Material Maju. Selain itu diharapkan pula mendukung program Nawacita: (1) Maritim, (2) Mitigasi Bencana, (3) Kebijakan, dan (8) Sosial, Budaya, dan Humaniora.

Raker 2018 membahas: (1) perkembangan konsep PUI sampai dengan tahun 2018, (2) penjelasan konsep, sistem sinergi PUI tahun 2018, (3) penjelasan dan pembahasan kontrak dan skema insentif pengembangan pusat unggulan iptek tahun 2018, (4) paparan asistensi kapasitas kelembagaan PUI, (5) site visit lembaga PUI di kawasan puspiptek, (6) pembahasan pengembangan dan konfirmasi rencana kerja pengembangan PUI, dan (7) sharing pengalaman pengelolaan PUI.

Pada sesi penyusunan rencana kerja PUI 2018, lebih difokuskan pada pembahasan sinergi antar PUI. PUI Akabi menginisiasi sinergi riset untuk penguatan produk akabi, seperti rancangan bahan baku susu kental manis dari kedelai, bahan tambahan pangan anhidrosoya, peningkatan lemak kedelai, dan berbagai produk pengembangan olahan berbasis umbi-umbian potensial.

pui181

Arahan Dirjen Litbangdikti, peserta raker, diskusi sinergi.

AyK/MMA