Berita » Adi Jaya, Sahabat BuDesa di Nganjuk

Pengangkutan calon benih dari BuDesa.

Pengangkutan calon benih dari BuDesa.

Salah satu esensi dari pelaksanaan GLIP adalah perderasan inovasi pertanian pada skala luas dan mendorong terjadinya pola kemitraan. Pengembangan program BuDesa, budidaya kedelai di lahan sawah, merupakan salah satu wujud dari GLIP. BuDesa yang dilaksanakan pada MK1 2018 di Nganjuk seluas 40 ha menggunakan varietas kedelai Devon 1, saat ini telah berada dalam fase panen.

Dua hal penting dari penerapan Budesa di Nganjuk adalah menerapkan sistim tanam icir lurus barisan dan memperkenalkan inovasi teknologi yaitu varietas Devon 1. Keragaan Devon 1 sangat optimal dan mampu berproduksi secara optimal pula. Sejak awal, kegiatan BuDesa telah bermitra dengan salah satu produsen benih kedelai di Nganjuk yaitu UD Adi Jaya. Dua tokoh dari UD Adi Jaya yaitu M. Mariadi N.A. dan Putut Hari P, bekerja sama menyiapkan CPCL (Calon Petani Calon Lokasi), sosialisasi BuDesa, pemeriksaan lapang bersama BPSB, bahkan hingga penanganan calon benih dari program BuDesa.

Kiprah UD Adi Jaya sebagai salah satu produsen benih kedelai di Jatim, tidak diragukan lagi. Selama ini daya sebar benihnya tidak hanya di kawasan Jatim, juga merambah ke Kalimantan dan Sumatera, tergantung kepada permintaan pasar.

Calon benih yang diperoleh dari pengembangan BuDesa sebagian besar ditampung oleh UD Adi Jaya. Pola kemitraannya adalah UD Adi Jaya bekerja sama dengan kelompok tani yang berada pada pengembangan BuDesa. Pengumpulan benih dari petani peserta BuDesa dilakukan oleh kelompok tani dan ditampung di gudang kelompok tani. UD Adi Jaya melakukan pengambilan benih ke masing-masing kelompok tani. Benih yang terkumpul, dilakukan sortasi, grading dan penjemuran, tentu disamping dilaksanakan proses sertifikasi terhadap kualitas benih. Harga pembelian calon benih berkisar antara Rp. 7500–7600/kg.

Kepada media Trubus yang berkunjung ke hamparan BuDesa, Putut (UD Adi Jaya) menyampaikan bahwa calon benih yang dihasilkan dari program BuDesa akan diteruskan menjadi benih bersertifikat. Alasannya, Budesa menggunakan benih berkualitas, varietas baru dan keragaan Devon 1 di lapang memang sangat menarik. “Eman-eman (sayang) kalau benih ini tidak dikembangkan lebih lanjut,” urai Putut lebih lanjut. UD Adi Jaya memang produsen benih yang unggul.

berita_11_junib

MMA