Berita » Agricultural Counselor USDA Kunjungi Balitkabi

Balitkabi merupakan salah satu UPT Balitbangtan yang secara rutin mendapatkan kunjungan USDA (US Departemen of Agriculture) US Embassy di Jakarta. Kunjungan ke Balitkabi, 24 September 2014, dilakukan oleh Ali A. Abdi (Agricultural Counselor) dan Sugiarti Meylinah (Agricultural Specialist) sebagai Foreign Agricultural Service, diterima oleh Kepala Seksi Jasa Penelitian (Ir. Arif Musaddad), Prof. Dr. Arief Harsono, Erliana Ginting M.Sc, Muchlish Adie dan Y Faridah SP. Tujuan kunjungan adalah mendiskusikan informasi terkini tentang perkembangan kedelai di Indonesia dan USA.Diskusi perkembangan kedelai difokuskan pada prospek dan tantangan produksi, pemasaran, konsumsi kedelai, dan produksi benih kedelai. Diskusi diawali oleh penyampaian profil dan kinerja Balitkabi, khususnya pada penempatan kedelai sebagai komoditas prioritas dan potensi komoditas aneka kacang dan umbi lainnya sebagai bahan pangan, industri dan bioenergi.
Disampaikan bahwa Balitbangtan telah merakit berbagai inovasi teknologi kedelai pada berbagai agroekosistem. Permasalahan utama peningkatan produksi kedelai ada pada dua aspek utama yakni nilai kompetitif dan ketersediaan lahan. Lima negara produsen utama kedelai dunia (USA, Brasilia, Argentina, Tiongkok, dan India) sebetulnya memiliki produktivitas kedelai per hari yang tidak jauh berbeda dengan yang dicapai di Indonesia. Kekuatan produksi kedelai dari 5 negara di atas lebih disebabkan kemampuan dukungan luas areal kedelai per tahun.Menurut Ali A. Abdi, komoditas kedelai terkait dengan posisinya sebagai global picture, yang sangat ditentukan oleh kebijakan antarnegara produsen dan ditentukan juga oleh situasi perubahan iklim. Karenanya perlu memahami supply – demand dan preferensi konsumen, arah kebijakan yang harus dilakukan termasuk perlunya dilakukan kerjasama, serta research exchange. Disampaikan juga oleh Sugiarti Meylinah bahwa potensi pertukaran peneliti dan peningkatan kompetensi peneliti tersedia di US Embassy dan informasi tersebut dapat dilihat oleh setiap peneliti di web US Embassy.Sebelum mengakhiri kunjungan, dilakukan peninjauan terhadap visitor plot dan UPBS Balitkabi.

MMA/AW