Berita » Amran: Kawal dan Amankan Produksi Padi Tiga Bulan ke Depan

amranBertempat di Gedung D PPMKP Ciawi 2 Agustus 2018, Menteri Pertanian Dr. Andi Amran Sulaiman, M.P., didampingi Aster Kasad dan Sekjen Kementan di depan peserta Rapim A Kementan, Danrem, Kadistan Provinsi serta Pj Upsus Provinsi dan Kabupaten seluruh Indonesia menyampaikan bahwa tiga bulan ke depan yaitu Agustus, September, dan November 2018 merupakan masa kritis, karena telah masuk ke puncak kemarau. “Saat itu merupakan bulan penentu kinerja Kementan 2018. Bila target Luas Tambah Tanam (LTT) bisa melampaui 1 juta hektar, diyakini tidak ada lagi cerita Musim Paceklik,” tegas Amran.

Solusi hadapi kekeringan, khususnya di provinsi sentra pangan yaitu Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah, Amran sampaikan tiga (3) solusi yaitu: (1) Seluruh pertanaman diasuransikan, (2) Kerahkan alat dan mesin pertanian, dan (3) Bantu dan tambah pompa. Secara khusus Mentan minta ada alokasi untuk bantuan ayam, kambing, dan hand traktor untuk operasionalisasi pelaksanaan.

amran1

Amran sangat serius menangani masalah pangan, sehingga meminta kepada para Kadistan serius dan disampaikan komitmen, reward, and punishment kepada seluruh pelaku upsus pajale. Secara khusus Amran beri tekanan pada program padi gogo yang di beberapa provinsi menjadi penambah peningkatan angka LTT padi.

Mentan Butuh Aksi Bukan Seminar….

YB