Berita » Arah Litbang Pemuliaan ke Depan

Pembukaan FGD oleh Kapuslitbangtan.

Pembukaan FGD oleh Kapuslitbangtan.

Varietas tanaman pangan telah banyak dilepas, tetapi di lapang mengapa hanya varietas itu-itu saja yang ada, awal sambutan Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, Dr. Ismail Wahab, pada FGD Reorientasi Litbang Pemuliaan Tanaman Pangan, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Puslitbang Perkebunan di Bogor pada tanggal 5 November 2018. Lebih lanjut disampaikan bahwa logistik benih harus mendapatkan perhatian dalam rangka mendaratkan varietas unggul yang telah dihasilkan oleh Balitbangtan. Perakitan varietas selayaknya memperhatikan keunggulan, preferensi pasar, rendemen, dan penamaan varietas. Perakitan varietas yang mengarah pada pangan fungsional harus sudah mulai dilakukan. Ditawarkan penelitian konsorsium dan disediakan pendanaannya. Dalam rangka mengoptimalkan peningkatan produksi tanaman pangan, tidak cukup hanya berbicara LTT, saatnya dikaitkan dengan capaian produktivitas. Kuncinya ada di teknologi dan di situ penentunya adalah varietas unggul.

FGD dihadiri oleh 60 peserta yang berasal dari UK/UPT Balitbangtan, LIPI, Batan, IPB, UGM dan UB. Kepala Balitkabi Dr. Yuliantoro Baliadi, Dr. Rudi Iswanto, Apri Sulistyo M.Si., dan Dr. M. Muchlish Adie, hadir pada FGD tersebut. Pengantar FGD disampaikan oleh Prof. Dr. I. Nyoman Widiarta, yang memaparkan sebaran varietas tanaman pangan saat ini. Disampaikan tiga paparan yaitu (1) Sinergi pemuliaan konvensional dan bioteknologi menyongsong era pertanian 4.0 (Prof. Dr. Sugiono Moeljopawiro), (2) Belajar dari eksistensi Ciherang dan Anjasmoro, bagaimana seharusnya litbang pemuliaan ke depan (Dr. M. Muchlish Adie), dan (3) Pemuliaan tanaman transgenik, siapkah litbang kita menuju kesana? (Dr. Muhamad Azrai).

Berbagai masukan dan diskusi disampaikan oleh peserta FGD. Saat ini kemajuan bioteknologi sangat pesat, tidak hanya terbatas pada transgenik, siapkan regulasi di Indonesia. Riset dasar adalah pondasi riset, selayaknya pemerintah memperkuat pendanaannya. Dipertegas arah litbang pemuliaan pada era 4.0 dan sebagainya. Balitbangtan telah memiliki program VUB reborn dalam rangka mempercepat adopsi varietas. Kuncinya terletak pada varietas yang akan diperbaiki dan karakter apa yang akan disisipkan. Teknologi konvensional maupun bioteknologi keduanya memiliki potensi yang sama untuk diaplikasikan. Petani memang menunggu varietas unggul yang benar-benar memiliki keunggulan.

Pemakalah dan peserta FGD.

Pemakalah dan peserta FGD.

MMA