Berita » Audit Survailen UPBS 2017

Audit survailen merupakan kegiatan wajib bagi setiap lembaga yang telah menerapkan sistem manajemen mutu. Tanggal 7–9 Maret 2017 dilakukan audit survailen UPBS Balitkabi oleh LSSM (Lembaga Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu) Benih dan Bibit, PT Agri Mandiri Lestari dengan auditor W. Widiatmoko.

Kepala Balitkabi yang sekaligus merupakan Direktur UPBS Balitkabi, Dr. Joko Susilo Utomo, pada saat pembukaan audit menyampaikan bahwa UPBS merupakan tulang punggung bagi Balitbangtan sebagai penyedia benih sumber. Apalagi salah satu komoditas di UPBS Balitkabi adalah bagian dari pajale yaitu kedelai.

Kepala Balitkabi tetap berkomitmen untuk mengawal dan menjaga kualitas dan kuantitas benih yang dihasilkan oleh UPBS Balitkabi. Auditor juga menyampaikan bahwa audit ditujukan untuk mengevaluasi penerapan sistem manajemen mutu dan faktor kendala yang mungkin terjadi dalam proses penerapannya.

Pembukaan audit UPBS dihadiri Direktur UPBS Balitkabi.

Pembukaan audit UPBS dihadiri Direktur UPBS Balitkabi.

Audit terhadap komitmen manajemen diarahkan pada aliran benih antar kelas, pemanfaatan benih sumber, serta komitmen terhadap penguatan sasaran mutu. Ruang lingkup UPBS Balitkabi hingga saat ini adalah produksi benih akabi kelas BS dan FS.

Penerusan sumber benih tersebut dapat dilakukan oleh UPBS yang ada di BPTP dan juga produsen benih. Komitmen menjaga dan mempertahankan kualitas benih terus ditingkatkan oleh UPBS Balitkabi. Hingga saat ini belum ada data tentang penerusan benih sumber dari UPBS menjadi kelas benih di bawahnya.

Kepala Balitkabi telah menetapkan kegiatan pada tahun 2018 untuk menelusuri produksi benih sumber ke kelas benih di bawahnya minimal pada beberapa sentra produksi kedelai.

MMA