Berita » Auman Singa Balitbangtan di Lahan Salin

Penampilan kacang tanah Varietas Singa di lahan salin Tuban.

Penampilan kacang tanah Varietas Singa di lahan salin Tuban.

Berdiri tegak dengan onggokan polong kacang tanah bernas, bak promosikan “ini lho ada hasil”. Jangan selalu keluhkan seabrek konsekuensi kata Global Warming yang ciptakan perubahan iklim ekstrim dan akibatkan naiknya permukaan air laut. Intrusi air laut pasti memperluas lahan-lahan khususnya sepanjang pantai Pulau Jawa terdampak salinitas, melalui genangan air pasang atau semakin jauh air sungai menjadi asin ke arah hulu sungai.

Tim Peneliti Balitkabi punya tanggung jawab untuk menghasilkan inovasi praktis menghadapi masalah salinitas lahan. Sederhana saja pemikiran Abdullah Taufiq dan tim, di fase awal saat dihadapkan satu kendala lapangan. Bagi Taufiq, kendala adalah “tantangan” untuk tingkatkan hormon pemecah solusi.

Turun ke lahan, duduk, dan bincang-bincang dengan petani sambil pelajari sejarah lahan dan mulai eksplorasi kondisi eksisting untuk dasar penetapan “action plans” dan “bussiness plans”. Berbekal inotek kacang tanah, eksekusi penanaman beberapa varietas kacang tanah disertai teknologi budi daya terukur dan terdampingi dilakukan oleh Taufiq dan kawan-kawan. Salah satunya adalah unjuk pamer Varietas Singa.

Auman Singa rupanya juga bisa hentak dan getarkan kawasan salin Tuban. Terus bergerak, Pemulia dan Peneliti budi daya Balitkabi dukung Balitbangtan Kementan dibawah komando Prof. Dr. Andi M. Syakir. Apalagi Kapuslitbangtan sekarang Dr. Moh Ismail Wahab adalah Putra Jawa Timur. Kita bantu petani. Mainkan Singa untuk komoditas penggerak ekonomi dan sumber penghasilan petani lahan salin.

auman1

YB