Berita » Produk Pangan Bahan Lokal Balitbangtan di Parade Pangan Nusantara

“Rakyat bersama TNI turut serta mengawal ketahanan pangan menuju kedaulatan pangan nasional”, tema Parade Pangan Nusantara yang dilakukan di Lapangan Rampal Kota Malang, 15–19 Januari 2014, digagas oleh TNI bersama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Balitbangtan ikut serta memamerkan beragam inovasi andalannya, terutama yang terkait dengan penguatan pangan. Selain aneka produk pangan yang diusung oleh Balitkabi dan BPTP Jawa Timur, gerai Badan Litbang Pertanian juga memamerkan aneka tanaman jeruk dan tanaman buah sub-tropika dari Balitjestro.
Menteri Pertanian, Dr. H. Suswono, yang membuka Parade Pangan Nusantara, mengingatkan kembali harkat kestrategisan pangan, tidak hanya bagi Indonesia tetapi juga di tataran internasional. Krisis pangan di masa-masa akan datang akan menjadi ancaman serius bagi masyarakat dunia. Penyebabnya tingkat pertumbuhan penduduk yang tinggi, minimnya lahan pertanian dan saat ini dipicu juga oleh perubahan iklim. Karenanya Parade Pangan Nusantara ini menjadi penting, sebagai pengingat kepada kita semua. Kalau tidak sekarang, kapan lagi kita memikirkan kebutuhan pangan di nusantara ini.
“Tahunya sangat enak”, tutur Dr Suswono, Menteri Pertanian, didampingi Jenderal Moeldoko Panglima TNI saat mencicipi tahu dari Varietas Kedelai Gepak Kuning di Gerai Badan Litbang Pertanian.Rumah Pangan Lestari tetap menjadi daya tarik bagi pengunjung Parade Pangan Nusantara, di samping inovasi olahan pangan yang lain. Menteri Pertanian yang berkunjung ke Gerai Balitbangtan, yang didampingi Jenderal Moeldoko, Panglima TNI, berkomentar tahunya sangat enak. Memang tahu yang disajikan berbahan baku kedelai hasil inovasi Balitbangtan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, yaitu varietas Gepak Kuning. Di sela-sela kunjungan tersebut, Mentan menyampaikan pentingnya diversifikasi pangan. Saatnya kita mengubah cara pandang tentang pangan, sambil berseloroh didampaikan sudah makan jagung 4–5 tongkol juga dikatakan belum makan, sudah menyantap 10 biji pisang, juga dikatakan belum makan. Pak Suswono juga menyampaikan bahwa tentara siap membantu pengembangan pangan di negara kita, diminta jajaran pertanian untuk terus berkoordinasi dan bekerjasama dengan jajaran TNI
Thiwul ini selain enak, gizinya tinggi. Tiwul dan aneka pangan berbahan umbi-umbian dipamerkan di Gerai Badan Litbang Pertanian.Semoga Indonesia menuju Kedaulatan Pangan segera terwujud.
MMA/AW