Berita » Balitkabi di PPRN I: Indonesia Banget!

prr4

“Balitkabi Indonesia Banget!”, tutur Pak Syahrulah, seorang penyuluh pertanian dari Barabay, Hulu Sungai Tengah (HST), kepada kawannya saat meninggalkan stand Balitkabi di Pekan Pertanian Rawa Nasional (PPRN) I, di Banjarbaru (13/7/2011). Apa maksudnya?       Selidik punya selidik, ternyata mereka salut dan sangat terkesan dengan apa yang disajikan Balitkabi. “Semua produk olahannya berasal dari bahan lokal, namun citarasanya sangat lain; tidak biasa!” lanjutnya. Ibu Erwanti Cahyani (baju kuning), dengan rombongan saat menanggapi penjelasan dari Ir. Erliana Ginting, M.Sc. Stand Favorit Lain halnya komentar ibu Erwanti Cahyani, Guru SDN Jeruju, Kec. Gambut, Kab Banjar. Beliau datang setiap hari namun setiap hari beberapa kue yang disajikan baru, dan setiap hari pula pengunjungnya banyak. Katanya “Stand ini stand favorit” tuturnya tegas. Selain favorit stand ini mencerahkan. Kami belum pernah menyaksikan, apalagi mencicipi, dan mendapat resepnya sekalian” tambah ibu yang sebentar lagi pensiun dari Guru SD ini. “Memang kami sengaja updating kue yang disajikan, sehingga pengunjung tahu bahwa ubijalar dan ubikayu dapat diproses menjadi aneka olahan yang selain bergizi, juga meningkat nilai tambahnya”, jelas bu Erliana Ginting. Namun untuk menyajikan updating kue-kue tersebut dibutuhkan perjuangan tersendiri dan harus dilakukan. “Pulang dari pameran sudah harus mikir apa yang akan disajikan. Kemudian begadang sampai pukul 1 malam, untuk masak dan menyiapkannya” tutur Lina Kusumawati, staf Lab Pangan didampingi Bu Hernik yang juga ikut menyiapkan pembuatan kue. Memang, jika Anda berkesempatan mencicipi Kue Mangkok, Jus Ubi Jalar Beta dan Anto, Onde-onde Kulit lunak tahan lama, Lidah Kucing, Mie Ungu, ato Tiwul Instan Penuh Gizi, yang disajikan di Stand Balitkabi, komentar Anda akan sama dengan pak Syahrulah. Itulah salah satu inovasi Lab Pangan Balitkabi yang dipamerkan dan dicicipkan pada para pengunjung. Kue-kue tersebut tidak ada bahan impornya. Semua lokal Indonesia. Jika pun ada campurannya proporsinya sangat kecil. Jadi selayaknyalah Stand Balitkabi Indonesia Banget! Rombongan PPL dari Barabay, Kab Hulu Sungai Tengah saat berkunjung dan mencicipi kue ubijalar dan ubikayu. Sungguh suatu kebahagiaan jika apa yang kita tampilkan mendapat respon positif dari para pengunjung pameran. Minat pengunjung ke Stand dan Lahan Pameran Balitkabi di Pekan Pertanian Lahan Rawa (PPRN I) terbilang tinggi, bahkan siang terik pun para pengunjung yang terdiri dari petani, penyuluh, para guru, dan Anggota PKK dan aparat pertanian pun terus berdatangan. Seorang ibu bahkan merencanakan akan berkunjung ke Balitkabi untuk belajar lebih jauh tentang produk olahan dari kacang dan umbi. Ir. Abdullah Taufiq, M.S., saat memberi penjelasan kepada petani daerah rawa yang minta stek ubijalar. Di samping stand produk olahan, Balitkabi juga memamerkan varietas dan cara budidaya kedelai, kacang tanah, dan ubijalar di lahan masam mengikuti sistem surja. Ternyata kendati lahan rawa dengan pengelolaan yang betul produksi kedelai, kacang tanah dan ubijalar bisa berhasil. “Dengan sistem surjan ini kedelai, kacang tanah dan ubijalar dapat tumbuh dan menghasilkan dengan baik” tutur Ir. Abdullah Taufiq. Bahkan Wakil Menteri Pertanian, Dr. Bayu Krisnamurti, berkesempatan masuk ke petak kedelai yang sudah siap panen.

Wamentan Dr. Bayu Krisnamurti, bersama Dr Irsal Las, dan Ka Badan Litbang Pertanian, saat di petak percontohan kedelai Balitkabi.