Berita » Balitkabi Gelar Teknologi Hari Keempat Penas XV di Aceh

Meskipun kegiatan PENAS sudah memasuki hari keempat, pengunjung masih sangat antusias untuk melihat demplot pertanaman yang disajikan oleh Balitkabi, khususnya pertanaman kedelai dan kacang hijau. Para pengunjung juga ingin mendapatkan informasi tentang teknik budi daya tanaman kedua komoditas tersebut serta menanyakan kendala-kendala yang dialami di daerah mereka masing-masing.

“Mereka sangat puas dan senang sekali dengan penampilan pertanaman yang disajikan serta puas dengan informasi-informasi yang diberikan oleh pemandu lapang Balitkabi, bahkan mereka mencatat dan ada beberapa pengunjung yang merekam informasi tersebut,” ungkap Joko Restuono, salah satu pemandu lapang Balitkabi di Penas Aceh.

Untuk komunikasi lebih lanjut, para pengunjung meminta kontak person yang bisa dihubungi. Pengunjung yang datang ke tempat baik demplot pertanaman maupun stand pada hari keempat kurang lebih sekitar 300 orang yang terdiri dari KTNA seluruh provinsi di Indonesia serta masyarakat dan mahasiswa setempat.

penasivDengan adanya kegiatan PENAS ini, akhirnya banyak petani dan masyarakat mengenal berbagai varietas unggul baru kedelai dan kacang hijau.

Demplot pertanaman kedelai yang disajikan memiliki tampilan yang cukup beragam. Tanaman kedelai yang ditanam ada yang memiliki tinggi tanaman mencapai tinggi orang dewasa, berbuah banyak dan toleran terhadap hama maupun penyakit.

Selain itu, dipamerkan pula varietas kedelai toleran lahan masam, toleran kekeringan, jenuh air, dan naungan.

Ada salah satu rombongan dari Riau yang dikoordinasi oleh Bapak Hasan, antusias sekali ingin belajar banyak tentang pengembangan dan teknologi budi daya kedelai, kacang hijau, ubi kayu dan ubi jalar.

Salah satu pemandu lapang Balitkabi Ir. Abdullah Taufiq, M.P. dengan sabar memberikan semua informasi yang diinginkan mereka. Dilengkapi oleh Joko Restuono, S.P., peneliti aneka umbi Balitkabi, yang memberikan informasi tentang teknologi budi daya ubi jalar hingga cara pengolahan menjadi pangan fungsional, serta menyampaikan berbagai keunggulan varietas ubi jalar yang dihasilkan oleh Balitkabi.

Semoga partisipasi Balitkabi dalam memperkenalkan berbagai komoditas dan keunggulan tanaman Akabi dalam kegiatan PENAS ini bermanfaat dan dapat meningkatkan kesejahteraan para petani di Indonesia.

penasiv1

JR