Berita » Balitkabi Mempertinggi Komitmen terhadap Tugas dan Tanggungjawab Karyawan

1-aintegritas

Mengawali kinerja awal 2013, karyawan karyawati Balitkabi melaksanakan penandatanganan Pakta Integritas, diawali dari lingkup Kebun Percobaan (KP) pada tanggal 14–15 Januari 2013 dan di lingkup Balitkabi dilakukan 28 Januari 2013.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 49 Tahun 2011 tentang Pedoman Umum Pakta Integritas di Lingkungan Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah, bahwa tujuan pelaksanaan Pakta Integritas adalah (1) Memperkuat komitmen bersama dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi, (2) Menumbuhkembangkan keterbukaan dan kejujuran, serta memperlancar pelaksanaan tugas yang berkualitas, efektif, efisien dan akuntabel; dan (3) Mewujudkan pemerintah dan masyarakat Indonesia yang maju, mandiri, bertanggung jawab dan bermartabat dengan dilandasi oleh nilai-nilai luhur budaya bangsa, Undang-Undang Dasar Negara RI dan Pancasila.


Dokumen Pakta Integritas merupakan dokumen yang berisi pernyataan atau janji kepada diri sendiri tentang komitmen melaksanakan seluruh tugas, fungsi, tanggung jawab, wewenang dan peran sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan kesanggupam untuk tidak melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme.

Kepala Balitkabi, sebelum dilakukan penandatanganan Pakta Integritas, berpesan agar setiap individu betul-betul menghayati dan memahami setiap butir dari Pakta Integritas, dan yang paling penting adalah mengoperasionalkannya dalam kegiatan sehari-hari. Tunjangan kinerja dan naiknya tunjangan fungsional harus berdampak positif pada peningkatan kinerja. Disiplin pegawai, baik dalam jam kerja, berpakaian, penyelesaian tugas, merupakan harga mati, yang tidak boleh ditawar-tawar. Penandatangan diawali oleh PPK dan jajaran Pejabat Eselon IV, ketua kelti dan diikuti oleh seluruh karyawan Balitkabi.

Delapan butir Pakta Integritas, sebagai berikut:

  1. Berperan secara pro-aktif dalam upaya-upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme serta tidak melibatkan diri dalam perbuatan tercela.
  2. Melaksanakan Pakta Integritas berdasarkan Modul Pakta Integritas yang telah ditetapkan.
  3. Siap menjalankan tugas secara profesional, obyektif, independen serta menjaga kerahasiaan pekerjaan sesuai ketentuan yang berlaku.
  4. Mentaati Kode Etik Profesi dan norma yang berlaku dalam jabatan fungsional.
  5. Melaksanakan tugas dan fungsi serta bertanggungjawab secara professional.
  6. Tidak menerima hadiah atau sesuatu imbalan berupa apa saja yang bersifat illegal atau koruptif.
  7. Bila saya melanggar hal-hal tersebut di
  8. atas, saya siap menghadapi segala konsekuensinya.
  9. Bersedia membuat laporan kegiatan secara berkala setiap bulan untuk masing-masing kegiatan tanpa diminta.
MMA/AW