Berita » Balitkabi Menanamkan Rasa Cinta Produk Umbi Lokal kepada Pelajar SMP

smp12

Selama ini, sebagian besar yang melakukan magang di Balitkabi adalah orang dewasa baik Petani, Penyuluh, Penggerak PKK, Petugas Lingkup Pertanian, Kehutanan, Badan Ketahanan Pangan, Disperindag, dan Dinas lainnya. Berbeda dari biasanya, pada tanggal 13 April 2016, yang magang adalah anak-anak pelajar SMPN 12 Malang. Disampaikan oleh ketua rombongan, bahwa tujuan magang tersebut adalah untuk mengenalkan kepada anak-anak tentang aneka umbi yang berkembang di Indonesia sekaligus teknik pengolahannya menjadi aneka kue. Rombongan pelajar sejumlah 120 siswa kelas VIII beserta 7 guru pendamping diterima oleh Achmad Winarto, S.P. di Aula Balitkabi. Pada kesempatan ini dipaparkan profil Balitkabi, dengan tujuan agar para pelajar dapat mengetahui tugas dan fungsi Balitkabi, hasil penelitian berupa varietas unggul aneka kacang dan umbi, serta beberapa fasilitas layanan publik yang ada di Balitkabi. Peneliti Balitkabi yaitu Ir. Erliana Ginting, M.Sc. juga memaparkan beberapa varietas unggul ubikayu, ubijalar dan aneka umbi potensial serta teknik pengolahannya menjadi beragam produk olahan pangan yang sehat.

Di sekitar kita banyak kita jumpai aneka umbi yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Jika kita tidak melestarikannya, perlahan-lahan keberadaan aneka umbi tersebut terancam punah. Tepung aneka umbi sangat potensial untuk substitusi tepung terigu beberapa persen bahkan hingga 100% dalam pembuatan produk olahan pangan sehat dan bernilai ekonomis tinggi. Misalnya dengan seiris kecil umbi ubijalar dengan harga per kilo hanya sekitar Rp3.500, dapat dibuat satu buah bakpao telo bernilai jual sekitar Rp5.000. “Artinya olahan dari aneka umbi disamping merupakan olahan sehat, juga memiliki keuntungan berlipat ganda yang diperoleh dengan memanfaatkan aneka umbi yang ada di sekitar kita”, lanjut bu Erliana. “Mari kita cintai produk aneka umbi lokal yang pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian para petani”, ajak bu Erliana.

Pada kegiatan tersebut, tim Laboratorium Pangan Balitkabi juga menyiapkan display produk olahan berbahan baku aneka kacang dan umbi. Display produk dari ubikayu diantaranya tiwul, stik, cake tape, sawut, dan tepung mocaf. Sedangkan dari ubijalar diantaranya mie goreng, onde-onde, puding, dan es krim ubijalar. Selain itu juga ditampilkan produk dari umbi Mbote antara lain bitter balen dan DC Kres. Tak hanya itu, disajikan pula nugget dari tahu dan tempe. Sambil menunjukkan display produk, Bu Rahmi Yulifianti, S.TP. menjelaskan substitusi umbi pada beberapa produk. Para pelajar dan guru pendamping dapat menikmati semua produk display tersebut. Tidak lama kemudian, rombongan pelajar yang dibagi menjadi 5 kelompok tersebut dilatih untuk membuat produk berbasis umbi-umbian, diantaranya es krim ubijalar, cassava blanca, sweetpotato stick, sweetpotato chocochips, onde-onde ubijalar, cake tape, brownis ubijalar, dan mie goreng talas. Mereka sangat semangat dan antusias dalam mengikuti praktik pembuatan produk olahan. Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan pemanfaatan aneka kacang dan umbi sebagai sumber pangan sehat dan mensukseskan program diversifikasi pangan.

NCh