Berita » Balitkabi Pacu Peningkatan Kapasitas Pelaksana Penelitian

Di samping metodologinya harus tepat, kualitas penelitian sangat ditentukan oleh pelaksanaannya di lapang. Oleh karena itu, kapasitas pelaksana penelitian senantiasa perlu ditingkatkan agar mereka paham bagaimana melaksanakan penelitian di lapang secara benar. Untuk itu, Balitkabi mengadakan pelatihan peningkatan kemampuan teknisi dan pembantu teknisi lingkup Balitkabi, 15-16 April 2014. Peserta pelatihan berasal dari teknisi dan pembantu teknisi Balitkabi dan dari lima kebun percobaan Balitkabi (KP Kendalpayak, KP Jambegede, KP Muneng, KP Ngale, dan KP Genteng) yang masing-masing mengirimkan lima peserta.
Dalam sambutan pembukaan, Plh. Kepala Balitkabi, Prof. Sudaryono mengatakan bahwa teknisi merupakan garda utama dan pertama penentu kualitas hasil penelitian. Dengan kata lain peran teknisi dalam penelitian sangat besar. ”Anggap karya ini sebagai karya yang menyenangkan sehingga mampu membuahkan hasil yang baik pula” tegasnya.Pada hari pertama pelatihan, Prof. Subandi menyampaikan materi pembuka berjudul “Aplikasi Pupuk serta Pengambilan Contoh Tanah dan Jaringan Tanaman pada Percobaan Lapang, dilanjutkan dengan Drs. Bedjo, MP yang menyampaikan Pelaksanaan Penelitian Hama/Penyakit pada Tanaman Kacang dan Ubi. Selanjutnya disusul oleh Teknis Pelaksanaan Penelitian Penyakit Utama pada Tanaman Aneka Kacang dan Umbi disampaikan oleh Ir. Mudji Rahayu, MS, dilanjutkan praktek di lapangan.
Pada hari kedua, pelatihan diawali penyampaian materi Pengendalian dan Pengamatan Gulma oleh Dr. A.A. Rahmianna, diikuti paparan Dr. Novita Nugrahaeni tentang Pengelolaan Percobaan Pemuliaan Tanaman dan Perbanyakan Benih. Materi Pemilihan dan Penetapan Lokasi untuk Petak Percobaan yang disampaikan oleh Ir. Henny Kuntyastuti menjadi materi penutup.

Sagitarius/AW