Berita » Bantuan Benih Kedelai Ke Diperta Kab. Langkat

export_400px_wideBudi daya kedelai di bawah naungan sawit merupakan terobosan Balitbangtan melalui Balitkabi untuk memasok benih guna mendukung program swasembada kedelai. Salah satu output pada kegiatan Budena adalah menghasilkan benih. Di Binjai Langkat tanggal 30 Juli 2018 telah dilakukan penyerahan bantuan benih kedelai Anjasmoro dari Balitkabi ke Diperta dan Ketahanan Pangan Kab. Langkat sebanyak 1,18 ton kelas SS dan publikasi untuk Diperta Langkat serta kelompok tani yang menerima bantuan benih sumber.

Hadir pula dan ikut menyaksikan pada acara serah terima bantuan benih kedelai antara lain Diperta Langkat (Kepala, Kabid, Kasi produksi Tanaman Pangan dan staf), Ka. BPTP Sumut (diwakilkan), Ketua Kelompok Tani dan dua pengurus yang ikut kegiatan Budena Sawit (Kelompok Tani Sinar Tani, Tunas Mekar, dan Sederhana), Kepala Desa Tanjung Jati (tempat kegiatan Budena Sawit) serta Ketua KTNA Kab. Langkat. Acara pertemuan dan serah terima benih dilakukan di rumah Ketua KTNA Kab. Langkat (Pak Sartono), dimulai pukul 10.00 WIB hingga sekitar 12.15 WIB.

Dalam sambutannya, Prof. Didik Harnowo yang mewakili Kepala Balitkabi menyampaikan penghargaan dan sekaligus ucapan terima kasih kepada Kel. Tani dan anggotanya tempat kegiatan (Sinar Tani, Tunas Mekar, dan Sederhana); Ketua KTNA kab. Langkat (Pak Sartono), Diperta Kab Langkat, BPTP Sumut, Camat Langkat dan Kepala Desa Tanjungjati yang telah banyak membantu dan berperan secara langsung mendukung kegiatan Budena Sawit hingga akhir kegiatan. Benih yang sekarang dihasilkan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan di Langkat bahkan bisa dikirim ke daerah lain bahkan sampai ke Jambi.

Di Langkat penumbuhan penangkar sudah baik dan tidak diragukan lagi, bimtek sebagai bekal bagi petani sudah cukup sebagai bekal pengembangan kedelai selanjutnya. “Kerjasama dan sinergi yang luar biasa ini antara petani, Dinas, BPTP, dan Balitkabi ke depan perlu terus semakin digiatkan guna mendukung program pemerintah,” kata Prof. Didik Harnowo mengakhiri sambutannya.

export_600px_wide

Pihak BPTP menyatakan bahwa Langkat merupakan daerah primadona pengembangan benih, temu lapang mandiri benih juga dilakukan oleh BPTP Sumut. Tahun 2019 BPTP akan melakukan kegiatan Budena, agar diseminasi terus berjalan dan penangkar akan tumbuh pula.
Sementara itu Kepala Diperta Kab. Langkat dalam sambutannya menyampaikan bahwa Cinai, Canggang, dan Binjai merupakan daerah pengembangan kedelai di Langkat, harapannya kedelai akan terus berkembang. Semoga ada sinyal positif dari pusat, mudah-mudahan BPTP terus dapat mengawal.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan benih dan publikasi dari Balitkabi oleh Prof. Didik Harnowo ke kelompok tani penerima/Dipertan Kab.Langkat diakhiri foto bersama dan ramah tamah.
BSK/DH