Berita ┬╗ Bergeraknya Produksi Benih Detap 1

detap detap2 detap3
 Benih Detap 1 siap dikembangkan (Foto koleksi SFSA)

Sadar akan pentingnya penyediaan benih kedelai bersertifikat, Syngenta Foundation for Sustainable Agriculture (SFSA) bersama dengan Balitkabi, memberikan dukungan melalui Penguatan penangkar benih kedelai berbasis komunal, dilaksanakan di Malang setahun yang lalu, diikuti oleh produsen benih kedelai dari 11 provinsi. Tindaklanjut dari kegiatan tersebut, dilakukan pengembangan produksi benih kedelai dari varietas Detap 1, dan dilakukan oleh produsen benih kedelai di masing-masing provinsi.

Sumber benih kedelai Detap 1 sebanyak 1400 kg berasal dari UPBS Balitkabi dengan kelas benih BD (FS). Pertumbuhan dan produksi benih yang dhasilkan memang beragam antar produsen benih. Beberapa lokasi produksi benih Detap 1, terjadi kekeringan, sehingga hasilnya tidak optimal. Yang menarik dan menggembirakan, benih varietas Detap 1 yang dihasilkan, seluruhnya akan dikembangkan lagi menjadi benih bersertifikat. Pendekatan produksinya adalah melalui pola kemitraan dengan petani sekitar, yang telah menjadi binaan masing-masing produsen benih. Benih hasil Detap 1 akan saya kembangkan dulu pada petani binaan, urai Pak Sumari dari UD Sumber Tani di Gunung Kidul.

Varietas kedelai Detap 1 memang baru dikenal oleh seluruh produsen benih yang terlibat pada program kerjasama SFSA-Balitkabi. Sebaliknya, varietas Anjasmoro telah dikenal lebih dahulu, bahkan telah berkali-kali diproduksi benihnya. Keragaan tanaman dan benih dari Detap 1 yang menyerupai Anjasmoro, menjadi daya tarik sendiri, selain keunggulan umurnya lebih genjah, serta ketahanannya terhadap pecah polong. Penuturan Bapak Sumari (Gunung Kidul) maupun Bapak Burhan (Bima), polong dari tanaman Detap 1 sangat banyak sehinga hasilnya akan tinggi juga.

Saat ini, sebagian produksi benih Detap 1 telah siap untuk dikembangkan pada petani mitra masing-masing produsen benih, bahkan pada beberapa produsen benih telah mulai memasarkannya ke petani yang telah mulai tertarik menanam Detap 1. Inilah bukti contoh pola kemitraan yang memang harus digencarkan, agar inovasi bisa segera sampai di lahan petani.Seperti yang disampaikan Dr. Fadjry Djufry Kepala Balitbangtan bahwa tusi Balitbangtan diantaranya adalah program akselerasi pemanfatan inovasi teknologi dan produksi benih dan bibit.

Detap 1: UD Sumber Tani Gunung Kidul

Detap 1: UD Sumber Tani Gunung Kidul

Produksi benih Detap 1  di Bima  (Foto koleksi Burhan)

Produksi benih Detap 1 di Bima (Foto koleksi Burhan)

MMA