Berita » Bersama Membangun Agroinovasi Akabi

skpi

Pada hari Senin, tanggal 9 Juli 2018 bertempat di Aula Balitkabi dilaksanakan penandatangan MoU antara Balitkabi dan Universitas Mahasaraswati, Denpasar. Nota kesepahaman yang telah dirintis satu tahun lalu, ditandatangani oleh Kepala Balitkabi (Dr. Ir. Yuliantoro Baliadi, M.S.) dan Dekan Faperta Universitas Mahasaraswati Denpasar (Dr. Ir. I Made Sukerta, M.Si.) dihadapan 136 mahasiswa dan 16 dosen dari Program Studi Agribisnis dan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Mahasarawati, Denpasar serta mantan Kepala Balitkabi pada masanya (Ir. Joko Susilo Utomo, M.P., Ph.D, Prof. Dr. Didik Harnowo, Dr. Ir. Muchlish Adie), Dr. Muchdar Soedarjo, serta Ka. Jaslit (B.S. Koentjoro, M.Kom.).

Dr. Ir. I Made Sukerta, M.Si. menjelaskan bahwa penandatangan MoU dilaksanakan untuk peningkatan kualitas tri dharma perguruan tinggi. Sesuai peraturan DIKTI disamping Ijazah dan transkrip, mahasiswa yang telah dinyatakan lulus dari suatu program studi, dibekali dengan SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah). Hal ini dilakukan, untuk meningkatkan kualitas, keterampilan dan daya saing lulusan perguruan tinggi. Balitkabi sebagai Pusat Unggulan Iptek akabi dipandang sebagai institusi litbang yang mumpuni di bidang agroinovasi akabi, sehingga kedepan kerjasama dalam bentuk penelitian dan magang akabi akan terus digencarkan.

skpi1

Balitkabi menyambut baik kerjasama yang dilakukan. Dalam sambutannya, Dr. Yuliantoro Baliadi mengatakan bahwa sebagai institusi litbang, Balitkabi siap menerima di ranah PKL, magang, penelitian, dengan pendampingan profesional terukur berdampingan dengan civitas akademika Universitas Mahasaraswati Denpasar. Lebih lanjut, Ka. Balitkabi mengungkapkan banyak komoditas ikonik dan eksotis prospektif dari pulau Bali yang dapat dikemas menjadi komoditas yang bernilai tinggi. Di era revolusi industri 4.0, membangun “branding” komoditas lokal berbasis IT terkini merupakan hal penting agar produk yang dihasilkan berdaya saing pasar unggul sekaligus melestarikan keragaman genetik pangan, budaya, seni, serta etos kerja gotong royong.

Setelah penandatanganan MoU, acara dilanjutkan dengan pemaparan beragam teknologi AKABI, fasilitas dan sarana, tenaga SDM, serta hasil-hasil dari kegiatan penelitian di Balitkabi oleh Ka. Jaslit. Rombongan juga melihat secara langsung ke lapangan, keragaan pertanaman koleksi Balitkabi, dan prosesing benih kedelai di UPBS. Semoga kolaborasi ini dapat berlangsung dengan baik dan menghasilkan inovasi akabi yang bermanfaat.

skpi2

RTH