Berita ยป Bersatu Atasi Penyebaran Corona, Balitkabi Membuat Hand Sanitizer dan Desinfektan Mandiri

Tim Laboran Balitkabi bersiap membuat cairan hand sanitizer dan desinfektan berfoto bersama Kepala Balitkabi dr. Yuliantoro Balitkabi, BS. Koentjoro, M. Kom., Dr. Rudi Iswanto, Ekmi Lusmiawati Y, S.Si dan Eriyanto Yusnawan, Ph.D. di Lab.Tanah Balitkabi

Tim Laboran Balitkabi bersiap membuat cairan hand sanitizer dan desinfektan berfoto bersama Kepala Balitkabi dr. Yuliantoro Balitkabi, BS. Koentjoro, M. Kom., Dr. Rudi Iswanto, Ekmi Lusmiawati Y, S.Si dan Eriyanto Yusnawan, Ph.D. di Lab.Tanah Balitkabi

Pandemi virus Corona COVID-19 yang telah menyebar ke seluruh dunia saat ini, telah memaksa semua orang untuk melakukan pola hidup sehat, diantaranya dengan menjaga kebersihan terutama tangan. Mencuci tangan dengan memakai sabun maupun menggunakan hand sanitizer sangat dianjurkan. Hand sanitizer menjadi alternatif mensterilkan tangan untuk mencegah penyebaran virus corona. Hand sanitizer atau handrub merupakan cairan yang mampu mengurangi agen infeksi pada tangan. Formulasi berbasis alkohol ini, mampu membunuh 99,9 % kuman. Yang kedua adalah penggunaan desinfektan. Desinfektan juga menjadi salah satu kunci dalam pencegahan penyebaran COVID-19.

Produk-produk pembersih tangan maupun desinfektan menjadi barang langka, baik di toko online maupun offline. Jika tersedia, harganya melambung tinggi, jauh di atas harga normal. Berpijak dari situasi terkini dan sesuai arahan Kepala Badan Litbang Pertanian, Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si, diharapkan semua satker lingkup Balitbangtan mampu menyediakan hand sanitizer maupun desinfektan secara mandiri bahkan berkontribusi positif kepada masyarakat dan negara. Maka Balitkabi telah membuat 55 liter hand sanitizer dan 400 liter desinfektan. Pembuatan cairan ini diharapkan akan dapat ditambah lagi setelah bahan pembuatnya mencukupi, karena kelangkaan bahan utama maupun bahan penunjang di pasaran.

Kepala Balikabi Dr. Ir. Yuliantoro Baliadi, MS, memimpin langsung pembuatan cairan hand sanitizer dan desinfektan di Laboratorium Tanah Balitkabi pada Senin, 30 Maret 2020. Laboratorium tanah Balitkabi merupakan Laboratorium yang telah terakreditasi, dengan didukung oleh sumber daya manusia berkompeten serta peralatan analisis kimia di bawah manajemen akreditasi laboratorium, maka kedua formulasi hand sanitizer dan desinfektan sesuai rekomendasi WHO itu dibuat.

Bahan-bahan utama hand sanitizer dan desinfektan

Bahan-bahan utama hand sanitizer dan desinfektan

Mengacu pada surat edaran BPOM nomor KP.11.01.2.83.03.20.14 yang ditujukan kepada seluruh Kepala Balai Besar, Balai POM, Kepala Loka POM tentang Pembuatan Hand Sanitizer, hand sanitizer dibuat dengan komposisi etanol 96% sejumlah 833 mL. Dalam konsentrasi yang tepat, etanol memiliki kemampuan menembus membran sel bakteri atau virus dan menghancurkannya dari dalam. Bahan lainnya adalah 14,5 mL gliserin 98% yang berfungsi memberi konsistensi pada alkohol agar lebih mudah diaplikasikan ke kulit dan 41,7 mL hidrogen peroksida 3% sebagai bahan untuk menonaktifkan bakteri yang terkontaminasi jamur atau spora dalam larutan sehingga cairan tersebut dapat digunakan walau sudah tersimpan lama. Komposisi bahan-bahan tersebut untuk standar pembuatan dalam 1 Liter larutan. Larutan antiseptik dapat digunakan setelah 72 jam untuk memastikan tidak ada kontaminasi organisme dari wadah. Desinfektan juga dibuat berbahan aktif 1% sodium hipoklorit, penggunaan dengan cara disemprotkan ke ruangan maupun permukaan benda.

Pembuatan hand sanitizer maupun desinfektan yang marak saat ini tentunya harus dibarengi dengan edukasi yang benar terhadap masyarakat. Desinfektan berbeda dengan hand sanitizer. Desinfektan adalah agen antimikroba yang dirancang untuk menonaktifkan atau menghancurkan mikroorganisme pada permukaan benda. Tetapi desinfektan tidak bisa membunuh semua mikroorganisme, terutama spora bakteri yang resisten. Sedangkan hand sanitizer merupakan cairan antiseptik yang digunakan untuk menghancurkan mikroorganisme pada jaringan hidup, dalam hal ini kulit manusia.

Pembuatan Hand Sanitizer dan Desinfektan di Lab. Tanah Balitkabi

Pembuatan Hand Sanitizer dan Desinfektan di Lab. Tanah Balitkabi

Desinfektan dapat digunakan untuk menyemprot ruangan maupun permukaan benda. Bahkan ke beberapa permukaan benda yang sering dipegang seperti permukaan meja, gagang pintu, sakelar lampu, telepon/Hand phone, mouse, keyboard komputer, toilet, keran dan wastafel dll. Selama menggunakan desinfektan, masyarakat dihimbau untuk menghindari kontak dengan mata, menjauhkan barang tersebut dari jangkauan anak-anak dan larangan untuk tidak mencampurkan beberapa produk desinfektan yang berbeda. Selain itu, penyemprotan juga harus dilakukan di tempat yang berventilasi baik.

ELY/YB