Berita » Bimtek Produksi Benih Kedelai di Kabupaten Pidie Jaya – Aceh

Kabupaten Pidie Jaya diprogramkan sebagai sentra penghasil benih kedelai untuk Aceh. Sementara ini kebutuhan benih kedelai banyak disuplai dari Jawa. Kebutuhan benih kedelai di Provinsi Aceh setiap tahun berkisar 565.840 kg, dengan luas penanaman kedelai sekitar 90.000 ha.

Besarnya kebutuhan benih kedelai tersebut alangkah baiknya jika dapat dicukupi dari wilayah Aceh sendiri. Penyediaan benih sendiri (mandiri benih) akan banyak memberikan keuntungan dari aspek kuantitas maupun kualitas benih kedelai untuk peningkatan produksi di Aceh.

Sementara itu, target luas tanam kedelai di Kabupaten Pidie Jaya saat ini 3500 ha dan sudah terealisasi 50% dengan produktivitas 1,24 t/ha. Untuk mendukung penyediaan benih mandiri di Kabupaten Pidie Jaya, BPTP Aceh bersama dengan Balitkabi mengadakan kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) Teknologi Produksi Benih Sumber Kedelai.

Adapun tujuan dilakukan bimtek yang dikemas dalam program mandiri benih kedelai adalah petani di Aceh diharapkan mendapatkan benih yang berkualitas. Dampaknya adalah kebutuhan benih bermutu di Aceh akan tercukupi dan produktivitas kedelai petani di Aceh meningkat.

Acara Bimtek dilaksanakan pada tanggal 25 November 2015 bertempat di Bapeluh Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, diikuti oleh 63 peserta terdiri dari petani, calon penangkar, penangkar, petugas penyuluh, dan Dinas Pertanian Kabupaten Pidie Jaya.

Narasumber yang hadir pada acara tersebut adalah Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pidie Jaya, Sekretaris Bapeluh Kabupaten Pidie Jaya, Kepala BPTP Aceh Ir. Basri A. Bakar, M.S. dan Ramlan, S.P. (peneliti BPTP Aceh), Dr. Titik Sundari dan Ir. Fachrur Rozi, M.S. dari Balitkabi.

Acara Bimtek dibuka oleh Kepala BPTP Aceh kemudian dilanjutkan pemaparan program pengembangan kedelai di Kabupaten Pidie Jaya oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pidie Jaya dan program penyuluhan untuk kedelai disampaikan oleh Sekretaris Bapeluh Kabupaten Pidie Jaya. Materi utama bimbingan teknis adalah Teknologi Produksi Benih Sumber Kedelai disampaikan oleh Dr. Titik Sundari.

Peserta cukup antusias mengikuti bimbingan teknis terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh peserta. Selama ini peserta belum pernah memperoleh pengetahuan khusus tentang teknologi produksi benih sumber kedelai.

Peserta cukup antusias mengikuti bimbingan teknis terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh peserta. Selama ini peserta belum pernah memperoleh pengetahuan khusus tentang teknologi produksi benih sumber kedelai.

FR/TS