Berita ยป BPP Pasean: Mengedukasikan Inovasi Aneka Kacang

Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) tidak hanya berperan sebagai pusat data dan informasi, namun juga berfungsi sebagai media pembelajaran. BPP Pasean di Kabupaten Pamekasan, Madura, berada di wilayah perbatasan antara Kabupaten Pamekasan dengan Kecamatan Pasongsongan di Kabupaten Sumenep. Pola tanam kedua wilayah tersebut tidak memiliki perbedaan, yakni Jagung – Jagung+Palawija – Palawija (kacang hijau). Pada musim tanam (MT) II, pertanaman secara tumpangsari jagung-kacang tanah/kacang hijau. Kepala BPP Pasean, Rachmad Widodo S.Pt. menyampaikan bahwa benih yang digunakan petani adalah dari hasil panen musim sebelumnya, dan hal ini cenderung berulang-ulang dari tahun ke tahun. Kebutuhan benih di tingkat petani pada komoditas kacang tanah adalah sebanyak 40-50 kg/ha dan kacang hijau sebanyak 20-25 kg/ha dalam bentuk ose. Potensi hasil komoditas benih lokal kacang tanah sebesar 1,0-1,2 ton/ha, sedangkan kacang hijau sebesar 0,8-0,9 ton/ha. Potensi hasil jagung lokal sekitar 2,3 ton/ha dan jagung hibrida sebesar 5-6 ton/ha. Hasil usaha tani jagung lebih menguntungkan daripada komoditas kacang tanah maupun kacang hijau.

Beberapa varietas aneka kacang yang berasal dari kegiatan jelajah difusi inovasi Balitkabi, yaitu varietas Talam 2 (kacang tanah), Vima 4 (kacang hijau), dan Devon 2 (kedelai) digunakan sebagai petak edukasi dilapang, yang tidak hanya untuk jajaran penyuluh juga petani sekitar. Keragaan dari peragaan beberapa varietas aneka kacang pada fase awal vegetatif hingga generatif cukup bagus. Kepala BPP Pasean pada tanggal 11 Januari 2021, mengundang beberapa ketua kelompok tani dan penyuluh pertanian dalam acara sosialisasi penggunaan benih varietas unggul baru (VUB) sebagai bahan tanam serta menunjukkan pertumbuhan pertanaman VUB kacang tanah, kacang hijau, dan kedelai. Harapan dari peragaan beberapa varietas aneka kacang adalah supaya para penyuluh lapang memiliki pengalaman secara langsung dalam berbudidaya varietas unggul baru komoditas aneka kacang Balitkabi. Sementara bagi petani, juga dapat membandingkan pertumbuhan pertanaman antara VUB dengan jenis aneka kacang dari benih turunan (lokal).

Kepala Bidang Produksi Pertanian, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Pamekasan, Ach. Suaidi, SP., M.Agr., juga menyampaikan bahwa infotek yang ada di Balitkabi merupakan wahana informasi yang secara langsung dapat diunduh hingga di tingkat kecamatan/desa, menambah kemudahan akses maupun semangat penyuluh lapang pertanian terhadap inovasi teknologi terbaru. Kegiatan ini adalah salah satu wujud memperderas informasi inotek untuk stakeholder, dan merupakan upaya sinergi mendukung arahan Menteri Pertanian bahwa penyuluh pertanian adalah sebagai ujung tombak yang memiliki kehandalan dan berpengaruh nyata dalam peningkatan produktivitas pertanian, khususnya komoditas aneka kacang dan umbi (akabi) pada tingkat kecamatan dan desa.

Kedepannya, harapan Kepala BPP Pasean adalah menjadikan Badan Penyuluhan Pertanian modern yang memberikan aksesibilitas informasi terkini inovasi teknologi akabi, khususnya bagi stakeholder Kabupaten Pamekasan dan Sumenep.

Kunjungan lapang penyuluh dan petani

Kunjungan lapang penyuluh dan petani

Keragaan VUB aneka kacang

Keragaan VUB aneka kacang

Sosialisasi VUB aneka kacang

Sosialisasi VUB aneka kacang

Imam Sutrisno dan Akhmad Muzaki (Kasi Kelembagaan Kelompok Tani Diperta Pamekasan)