Berita » Cake Tape Ubi Kayu, Si Legit yang Memikat Hati

“Rasanya enak, manis legit, tekstur empuk dan lembut, warna golden brown-nya sangat menarik,” ungkap Wulan Anggraini, pemilik home industry Pastry and Bakery Roti Boss dalam menggambarkan cake tape ubi kayu buatannya. Pastry and Bakery Roti Boss berlokasi di Jalan Raya Segaran, Kendalpayak, Kabupaten Malang ini tertarik bermitra dengan Balitkabi untuk memproduksi cake tape ubi kayu.

Cake tape ubi kayu, hasil inkubasi bisnis teknologi Balitbangtan dan PUI Akabi.

Cake tape ubi kayu, hasil inkubasi bisnis teknologi Balitbangtan dan PUI Akabi.

Enterpreneur muda yang kreatif dan penuh semangat ini adalah lulusan D3 Tata Boga Universitas Negeri Malang yang merintis bisnis keluarga di bidang kuliner sejak tahun 2012. Berawal dari membuat roti manis yang dititipkan ke toko-toko, kemudian menerima pesanan untuk berbagai acara, Roti Boss telah berkembang dengan membuka satu outlet dan memasarkan produknya secara online melalui akun instagram @rotiboss. Roti Boss menjadi mitra Balitkabi melalui kegiatan inkubasi bisnis teknologi sejak akhir tahun 2016. Hal ini merupakan salah satu upaya hilirisasi hasil-hasil penelitian dan pengembangan Balitbangtan melalui industri kecil dan menengah (IKM) yang dilakukan oleh Balitkabi sebagai satu-satunya Pusat Unggulan Iptek berbasis aneka kacang dan umbi di Indonesia.

Outlet dan rumah produksi Roti Boss (kiri) dan Wulan Anggraini, pemilik Roti Boss (kanan).

Outlet dan rumah produksi Roti Boss (kiri) dan Wulan Anggraini, pemilik Roti Boss (kanan).

Cake tape ubi kayu juga telah memikat hati Wulan karena mempunyai keunikan tersendiri dibandingkan varian produk lain yang telah dipasarkan oleh Roti Boss yaitu dengan digunakannya tepung ubi kayu yang dapat mensubtitusi 50% penggunaan tepung terigu dan ditambah 20% tape ubi kayu. Cake tape dan produk olahan pangan lain berbasis aneka kacang dan umbi memang telah dikreasi oleh Ir. Erliana Ginting, M.Sc. dan rekan-rekan di Laboratorium Pangan Balitkabi sebagai upaya untuk mengurangi ketergantungan yang tinggi terhadap penggunaan tepung terigu, serta untuk mendukung upaya pemanfaatan pangan lokal dan penganekaragaman konsumsi pangan.

Promosi dilakukan oleh Wulan dengan terus memperkenalkan cake tape ubi kayu sebagai varian baru Roti Boss kepada pelanggannya. Pelanggan yang sudah pernah memesan cake tape Roti Boss menyatakan tertarik dengan varian baru tersebut karena rasanya yang enak dan cocok di lidah mereka. Dengan tiga varian harga, kemasan, dan ukuran, yaitu Rp4.500, Rp10.000, dan Rp13.000, Roti Boss berusaha menyesuaikan produk cake tape ubi kayu ini dengan kebutuhan dan budget pelanggannya.

Varian cake tape ubi kayu.

Varian cake tape ubi kayu.

Pendampingan akan terus dilakukan oleh Balitkabi kepada Roti Boss sebagai mitra dalam bentuk bimbingan teknis langsung. Dan sebagai bentuk fasilitasi pendampingan dalam proses inkubasi, cake tape ubi kayu juga akan terus dipromosikan oleh Balitkabi dalam berbagai event dan kesempatan. Hal tersebut dilakukan semata-mata agar manis legit-nya cake tape ubi kayu tetap dapat terus tersaji sebagai kudapan favorit di meja para penggemarnya.

 

DAAE/EG