Berita » CIP Indonesia dan Balitkabi menjadi Tuan Rumah “Annual Asia Sweetpotato Breeders and Seed System Meeting”

International Potato Center (CIP) bekerjasama dengan Badan Litbang Pertanian menyelenggarakan “Annual Asia Sweetpotato Breeders and Seed System Meeting” di Malang. Pertemuan dilaksanakan selama 4 hari dari tanggal 31 Mei hingga 3 Juni 2016, dihadiri sekitar 20 peserta perwakilan dari sembilan negara (Indonesia, Bangladesh, India, Vietnam, Filipina, Cina, Papua New Guinea, Mozambique, dan Peru). Pertemuan diawali dengan tarian selamat datang “Warak Dugder” dilanjutkan sambutan oleh Simon Heck, PhD selaku Sweetpotato Program Leader of CIP dan pembukaan secara resmi oleh Kepala Balitkabi Dr. Didik Harnowo mewakili Kepala Badan Litbang Pertanian.

Pada pertemuan tersebut Indonesia diwakili oleh empat peserta, yaitu Dr. Didik Harnowo, Dr. M. Jusuf, Ir. Erliana Ginting, M.Sc, dan Febria Cahya I., M.P.

Annual Meeting ini merupakan kegiatan reguler CIP yang bertujuan untuk: (1) membangun network antar negara anggota CIP yang meliputi: update kegiatan pemuliaan ubijalar di negara-negara peserta, update kegiatan dari regional dan global CIP, dan analisis nilai tambah dari network tersebut, (2) menentukan tujuan dan prioritas network untuk tiga tahun ke depan, meliputi: tujuan secara keseluruhan, agenda penelitian, agenda pembangunan kapasitas, prioritas untuk setiap tahun, dan program utama (sebagai contoh: pembuatan katalog ubijalar), (3) membentuk mekanisme koordinasi network, yaitu: keanggotaan dan tanggung jawab, menentukan koordinator regional, dan komunikasi, (4) mengembangkan konsep untuk dukungan dana dari pihak donor.

Pada hari pertama Wolfgang Gruneberg, PhD (CIP Peru) memaparkan tentang “A new Phase of Breeding OFSP in Asia dan The Global Breeding Platform of CIP – Activities and Advances 2015/2016”. Acara dilanjutkan dengan penyampaian country report mengenai kegiatan pemuliaan ubijalar di masing-masing negara peserta termasuk kegiatan kerjasama dengan CIP (pengembangan benih yang diperoleh dari CIP).

Selain itu juga disampaikan mengenai “Postharvest and Processing Research and Development in Indonesia” oleh Ir. Erliana Ginting, M.Sc. dari Balitkabi dan “Sweetpotato Adoption Rates at the Varietal Level in Southeast Asia” oleh Marcel Gatto, PhD dari CIP Vietnam. Pada hari ketiga dan keempat dilakukan diskusi dan refleksi country report dan kunjungan lapang, prioritas program pemuliaan ubijalar ke depan, mekanisme koordinasi network, serta menyusun rumusan hasil pertemuan.

Di akhir Annual Meeting ini disepakati 14 poin yang harus dikerjakan dalam waktu dua bulan sampai sebelum meeting selanjutnya pada tahun 2017, diantaranya: membuat abstrak dari country report masing-masing negara, menyusun katalog ubijalar khususnya OFSP (orange flesh sweetpotato) yang dijadwalkan selesai pada meeting tahun 2017, introduksi benih ubijalar ungu (Purple Flesh Sweetpotato = PFSP) kepada empat negara yang memerlukan (Vietnam, Bangladesh, Indonesia, dan Filipina) dan benih PFSP dan OFSP kepada India dari CIP Mozambique, rencana penandatanganan LOU untuk India dan Indonesia, serta penetapan tuan rumah Annual Meeting 2017, yakni India.

Pertemuan ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada masing-masing peserta oleh Simon Heck, PhD. Semua peserta menyatakan sangat terkesan dengan agenda dan penyelenggaraan pertemuan ini yang menurut mereka “well organized”.

Pembukaan Annual Meeting oleh Simon Heck, PhD. (Leader of Sweetpotato Programme CIP) dan Dr. Didik Harnowo (kiri), Penyerahan sertifikat kepada peserta dari Mozambique oleh Simon Heck, PhD (kanan).

Pembukaan Annual Meeting oleh Simon Heck, PhD. (Leader of Sweetpotato Programme CIP) dan Dr. Didik Harnowo (kiri), Penyerahan sertifikat kepada peserta dari Mozambique oleh Simon Heck, PhD (kanan).

Dr. M. Jusuf mempresentasikan tentang Sweetpotato Breeding in Indonesia (kiri), Ir. Erliana Ginting, M.Sc. mempresentasikan tentang Postharvest and Processing Research and Development in Indonesia (kanan).

Dr. M. Jusuf mempresentasikan tentang Sweetpotato Breeding in Indonesia (kiri), Ir. Erliana Ginting, M.Sc. mempresentasikan tentang Postharvest and Processing Research and Development in Indonesia (kanan).

Sesi Foto bersama peserta dan panitia Annual Asia Sweetpotato Breeders and Seed System.

Sesi Foto bersama peserta dan panitia Annual Asia Sweetpotato Breeders and Seed System.

EG/WR