Berita » Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor ikuti Bimtek Akabi

dkp

Berawal dari kehadiran staf Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor dalam acara Temu Bisnis yang diinisiasi oleh BPATP pada kesempatan Agro Inovasi Fair bulan September 2018 yang lalu, di mana Balitkabi sebagai narasumber untuk produk olahan ubi jalar dan ubi kayu, DKP Kabupaten Bogor tertarik untuk mengadakan Bimtek Olahan Pangan Berbasis aneka kacang dan umbi dengan narasumber dan instruktur dari Laboratorium Kimia dan Teknologi Pangan Balitkabi.

Bimtek ini merupakan terjemahan dari program Kegiatan Model Pengembangan Pangan Pokok Lokal (MP3L) yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pelaku UKM pengolah pangan dalam pemanfaatan pangan lokal serta mendorong dan mengembangkan penganekaragaman pangan berbasis sumber daya lokal nonberas nonterigu. Dikomandani oleh Kabid Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan, Bapak Ruhendra, S.P.,M.M., beberapa orang staf beserta 30 peserta yang merupakan seleksi dari 180 orang pelaku UKM binaan DKP Kabupaten Bogor mendapatkan kesempatan untuk melakukan kegiatan Bimtek selama dua hari yaitu Rabu–Kamis  tanggal 17–18 Oktober 2018 di Balitkabi. Materi olahan yang dipraktekkan berbahan baku ubi kayu, ubi jalar, talas belitung/mbote, garut, ganyong, kedelai, kacang hijau, dan kacang tanah.

Perhatian dan keterlibatan peserta saat bimtek sangat baik dan mereka sangat antusias. Banyak ilmu dan saling berbagi pengalaman membuat mereka sangat menikmati kegiatan tersebut walaupun perjalanan yang ditempuh melalui perjalanan darat cukup jauh dan cukup melelahkan. Namun karena semangat menimba ilmu dan berbagi pengalaman, membuat para peserta yang tidak hanya terdiri dari kaum wanita saja, namun peserta pria atau bapak-bapak pun tidak kalah antusias dengan para ibu-ibu.

Sebelum mengakhiri kegiatan selama dua hari di Balitkabi, para peserta berkesempatan pula mengunjungi Boss Bakery yang merupakan inkubator bisnis Balitkabi yang memproduksi cake berbahan baku tepung ubi kayu. Mereka sangat tertarik dengan inovasi produk dan kemasan yang sudah banyak dilakukan oleh mbak Wulan selaku owner dari Boss Bakery tersebut. Semoga ilmu yang diberikan bermanfaat bagi para peserta khususnya dan untuk ketahanan pangan nasional pada umumnya.

dkp1

RY