Berita » Dukungan Balitkabi dalam Pengembangan Kedelai di Areal Tanaman Tebu

Salah satu target sukses Kementerian Pertanian adalah terwujudnya swasembada pangan berkelanjutan, diantaranya adalah swasembada kedelai dan gula. Untuk mewujudkan program tersebut Balitkabi memberikan dukungan berupa teknologi yang mengintegrasikan tanaman tebu dengan kedelai pada pola tanam tumpangsari. Teknologi tersebut disosialisasikan di petani tebu yang ada di wilayah PG Meritjan, PG Pesantren Baru, PG Ngadirejo, dan PG Mojopanggung Kediri pada hari Selasa tanggal 19 September 2017. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur dalam rangka koordinasi program pengembangan kedelai APBN-P tahun 2017. Sosialisasi bertempat di Balai Pertemuan PG Meritjan dan PG Ngadirejo Kediri.
Sosialisasi dihadiri oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Prov. Jawa Timur, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Tingkat II Kediri, Direksi PG, KPTR, serta petani tebu wilayah Kediri. Sosialisasi teknologi tumpangsari tebu dan kedelai di PG Meritjan disampaikan oleh peneliti Balitkabi Dr. Titik Sundari sedangkan di PG Ngadirejo oleh Herdina Pratiwi, MP.

bule-kedelai

bule-keelai1
Produktivitas lahan tebu masih dapat ditingkatkan melalui pola tanam tumpangsari tebu dan kedelai. Petani yang biasanya baru mendapatkan hasil panen tebu setelah 12 bulan, dengan tumpangsari tebu+kedelai petani dapat memperoleh hasil panen kedelai pada tiga bulan pertama.
Pola tumpangsari dapat memberikan dampak positif yaitu peningkatan produktivitas lahan, penambahan income dari tanaman sela, peningkatan kesuburan lahan, mengurangi resiko kegagalan panen, mengurangi serangan penyakit, dan meningkatkan pemanfaatan sumberdaya.
Target dari sosialisasi tersebut adalah peningkatan areal tanam kedelai pada akhir tahun 2017 hingga awal 2018 dan tercapainya swasembada kedelai pada tahun 2018. Jaminan harga kedelai oleh pemerintah melalui Permendag Nomor 63/M-DAG/PER/09/2016 dan kepastian stakeholder yang membeli hasil panen kedelai diharapkan dapat meningkatkan gairah petani untuk menanam kedelai di sela-sela tanaman tebu.

TS/HP