Berita » FFD Ubi Jalar di Tuban: Mendukung Diversifikasi dan Ketahanan Pangan

paseyan

 Dalam rangka menyebarluaskan inovasi teknologi yang telah dihasilkan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian, Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi) mengadakan Farm Field Day (FFD) Ubi Jalar di Desa Paseyan, Kec. Jatirogo, Kab. Tuban pada tanggal 5 November 2018. Tema FFD adalah “Potensi Pengembangan Varietas Unggul Ubi Jalar dalam Mendukung Diversifikasi dan Ketahanan Pangan”. Peserta FFD meliputi: Penyuluh, Kelompok Tani, Ibu–ibu PKK, dan Persit Candrakirana.

Kegiatan lapang yang dilakukan meliputi: (1) Visitor plot varietas unggul ubi jalar (Beta 1, Beta 2, Beta 3, Antin 1, Antin 2, Antin 3, Sari, Sawentar, Kidal, dan Papua Solossa), (2) Uji adaptasi klon-klon harapan ubi jalar ungu, dan (3) Verifikasi teknologi budi daya existing petani dengan teknologi rekomendasi Balitkabi. Di samping itu juga dilakukan pelatihan produk olahan ubi jalar dan sosialisasi pestisida nabati (Be-Bas) untuk pengendalian hama boleng (Cylas formicarius). Tim peneliti yang terlibat pada kegiatan ini antara lain: Pemulia ubi jalar (Dr. Febria Cahya Indriani, Tinuk Sri Wahyuni, M.P., Joko Restuono, S.P., dan Wiwit Rahajeng, S.P.), Peneliti Teknologi Pangan (Ir. Joko Susilo Utomo, M.P., Ph.D, Ir. Erliana Ginting, M.Sc., dan Rahmi Yulifianti, S.TP.), Peneliti Hama dan Penyakit Tanaman (Dr. Yusmani Prayogo) serta Peneliti Sosial Ekonomi Pertanian (Dian Adi Anggraini Elisabeth, S.TP., M.AgrSc.).

paseyan3

Acara FFD diawali panen ubi jalar secara simbolis oleh Kepala Balitkabi yang diwakili oleh Ir. Joko Susilo Utomo, M.P., Ph.D, Perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tuban (Dharmadin Noor, M.Agr.), Pejabat Pemerintahan Kecamatan Jatirogo (Camat, KaPolsek, dan Koramil), Kepala Desa Paseyan, didampingi peneliti ubi jalar.  Selanjutnya, peserta ibu-ibu mengikuti demo produk olahan yang bertempat di BPP Jatirogo dan peserta bapak-bapak mengikuti acara temu wicara yang dilaksanakan di Balai Desa Paseyan. Pelatihan berbagai produk olahan berbahan baku ubi jalar sangat spesial karena juga dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Balitkabi (Ibu Yayuk Yuliantoro Baliadi).  Sebelum demo produk olahan,  Ir. Erliana Ginting, M.Sc. memberikan materi terkait dengan diversifikasi pangan dan pengolahan aneka produk berbahan baku ubi jalar antara lain: jus ubi jalar, mie, selai, kue basah, kue kering, serta es krim. Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini dan ingin mengembangkan produk-produk olahan tersebut mengingat bahan baku ubi jalar yang melimpah di desanya.

paseyan2

Temu wicara yang dilaksanakan di Balai Desa Paseyan dihadiri oleh sekitar 70 orang terdiri atas penyuluh dan petani. Narasumber dari Balitkabi antara lain: Ir. Joko Susilo Utomo, M.P., Ph.D., Dr. Yusmani Prayogo, dan Tinuk Sri Wahyuni, M.P. Narasumber lain adalah Kepala Bidang Tanaman Pangan Kabupaten Tuban (Dharmadin Noor, M. Agr.) dan Peneliti BPTP Jawa Timur (Sugiono, S.P.) dengan moderator Ir. Supriono (Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Tuban). Acara yang berlangsung sekitar 2,5 jam tersebut dikemas sedemikian rupa sehingga peserta sangat berkesan. Beberapa hal penting yang dapat diperoleh dari kegiatan ini adalah: dukungan Balitkabi masih sangat dibutuhkan dalam upaya pengembangan ubi jalar di Kabupaten Tuban, terutama dalam penyediaan benih/stek ubi jalar varietas unggul dan pendampingan teknologi budidayanya, serta pendampingan dalam merintis agroindustri berbahan baku ubi jalar. Selain itu juga diulas berbagai hal terkait pemasaran ubi jalar baik dalam bentuk segar dan produk-produk olahannya.

FCI/ WR/JR