Berita Ā» FGD Penyusunan Rekomendasi Tumpangsari Jagung-Kedelai dan Jagung-Padi Gogo

fgd

Focus Group Discussion (FGD) dilaksanakan di Puslitbang Tanaman Pangan Bogor tanggal 19 Maret 2018. Tujuan FGD adalah menyusun rekomendasi teknologi budi daya tumpangsari jagung dengan kedelai dan jagung dengan padi gogo dalam rangka meningkatkan perluasan areal tanam kedelai dan padi gogo guna mendukung terwujudnya swasembada kedelai pada tahun 2020 serta mempertahankan swasembada padi dengan tetap mempertahankan luas panen dan produksi jagung.

FGD dihadiri oleh peneliti dari Direktorat Serealia, Puslitbang Tanaman Pangan, BB Padi, Balitkabi, dan para Prof. Riset. Tiga narasumber dihadirkan dalam FGD ini yaitu Dr. Titik Sundari dan Prof. Dr. Subandi (menyampaikan topik: Rekomendasi Teknologi Budi Daya Tumpangsari Jagung dengan Kedelai) serta Prof. Dr. Karim M. Karim (menyampaikan topik: Teknologi Budi Daya Tumpangsari Jagung dengan Padi Gogo).

Beberapa hal yang dirumuskan pada FGD adalah: (1) Saat ini luas panen jagung mencapai 4,4 jt ha, melalui pemanfaatan luas panen jagung tersebut dengan teknologi budi daya tumpangsari jagung dengan kedelai (populasi jagung 58% dan kedelai 61%), maka akan berpeluang meningkatkan luas tanam kedelai seluas 1,8 jt ha, (2) Target luasan area panen kedelai pada tahun 2020 adalah 2,2 jt ha akan dapat dicapai, melalui pemanfaatan lahan jagung untuk tumpangsari jagung dengan kedelai dan pemanfaatan lahan kering beriklim kering untuk perluasan areal tanam baru seluar 0,4 jt ha, (3) Teknologi budi daya tumpangsari jagung dengan kedelai untuk lahan kering beriklim kering sudah tersedia, dengan pola baris ganda: (200 cm x 50 cm) x 40 cm dengan 2 biji per lubang tanam (populasi jagung 58% dari monokultur dan kedelai mengisi areal 200 cm antara jagung, dengan jarak tanam 40 cm x 15 cm (4 baris kedelai) dengan populasi kedelai 61% dari monokultur, (4) Perluasan PAT kedelai tersebut akan berhasil apabila ada dukungan harga kedelai, (5) Perlu dukungan logistik benih kedelai (varietas rekomendasi) terutama dalam kaitannya dengan perluasan areal tanam kedelai, (6) Diperlukan roadmap penyediaan benih kedelai untuk mendukung pencapaian swasembada kedelai tahun 2020, dan (7) Rekomendasi tumpangsari jagung dengan padi gogo adalah populasi jagung 100% dan populasiĀ  padi gogo 53% dari monokultur.

TS