Berita » Gebyar Perbenihan 2017

Ketersediaan benih yang memenuhi kaidah 6 Tepat dan terbangunnya industri perbenihan merupakan bagian integral dari sukses peningkatan produksi kedelai nasional. Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Tingkat Nasional V Tahun 2017 dipusatkan di kawasan UPT Perbenihan TPH di Sidera, Sigi Biromaru, Sigi Sulawesi Tengah, dari tanggal 11−14 Oktober 2017. Tema Gebyar Perbenihan 2017 adalah “Melalui Gebyar Perbenihan Wujudkan Kemandirian Benih Nasional”.

Gebyar Perbenihan 2017 memeragakan beberapa varietas tanaman pangan di lapang (termasuk kedelai, kacang hijau, dan talas), pameran, dan sarasehan perbenihan. Pembukaan yang dilakukan tanggal 12 Oktober 2017 diawali oleh panen padi diantaranya dilakukan oleh Gubernur Sulteng Drs. H. Longki Djanggola, M.Si. dan Dirjen Tanaman Pangan Dr. Sumarjo Gatot Irianto. Sambutan Dirjen TP diantaranya menyampaikan bahwa tahun ini akan fokus pada komoditas kedelai. Tetapkan harga benih secara wajar bukan yang benar. Gubernur Sulteng yang membuka secara resmi mengharapkan agar berkembangnya industri perbenihan semestinya berpengaruh terhadap peningkatan produktvitas. Hadir pada gebyar tersebut adalah Kapuslitbang TP Dr. Andriko Noto Susanto, Kepala Lolit Tungro Dr. Fauziah Tamrin Ladja, peneliti BB Padi, dan Balitkabi.

Pembukaan Gebyar Perbenihan oleh Gubernur Sulteng.

Pembukaan Gebyar Perbenihan oleh Gubernur Sulteng.

Sarasehan Perbenihan Kedelai dimaksudkan untuk meramu titik temu kesiapan benih kedelai menyongsong swasembada kedelai dan menyiapkan kebutuhan benih pada akhir 2017. Dalam sarasehan disampaikan mengenai program perbenihan kedelai, program pengembangan kedelai, kesiapan benih sumber kedelai, serta penyampaian salah satu produsen kedelai. Banyak didiskusikan tentang kesiapan dan ketersediaan benih kedelai di tingkat produsen serta masalah harga benih kedelai.

Sarasehan perbenihan dipimpin oleh Kapuslitbang TP Dr. Andriko Noto Susanto.

Sarasehan perbenihan dipimpin oleh Kapuslitbang TP Dr. Andriko Noto Susanto.

 MMA