Berita » Gelar Teknologi di KP Genteng

1-gentengopn-3

Peran Kebun Percobaan (KP) dilingkup Badan Litbang Pertanian tidak hanya sebagai tempat melaksanakan kegiatan penelitian dan pengembangan pertanian serta pendukung pembiayaan litbang antara lain melalui pemanfaatan PNBP dan pemanfaatan kerjasama/hibah; juga berperan untuk mengaktualisasikan keunggulan teknologi hasil penelitian,  untuk desiminasi teknologi melalui show window hasil Badan Litbang Pertanian, sarana training temu teknologi, dan gelar teknologi. Balitkabi mengaktualisasikannya melalui program Open House Kebun Percobaan sejak tahun 2011.  Open House KP Ngale dilakukan 1 Setember 2012 dan di KP Genteng tanggal 8 September 2012. Beragam visitor plot di lapang, berupa aneka varietas unggul kedelai, kacang tanah, kacang hijau, dan ubi jalar; produksi benih sumber kedelai dan kacang hijau, penelitian aneka kacang dan umbi dan yang tidak kalah penting untuk didiseminasikan adalah calon varietas kedelai dan kacang hijau. Rangkaian agenda Open House adalah kunjungan pameran dan lapang, temu wicara dan sosialisasi olahan aneka kacang dan umbi.  Hamparan lahan KP Genteng, satu jengkalpun tidak ada lahan yang tidak ditanami, dari seluas 23 ha lahan produktif, 8 ha untuk komoditas kedelai, 5 ha ditanami kacang tanah dan sisanya 10 ha untuk produksi benih padi.  Sebanyak 245 peserta Open House begitu terkesan melihat visitor plot aneka kacang dan umbi yang ada di KP Genteng, yang keragaannya sangat bagus pada saat kemarau panjang. Petani dan Penyuluh yang mengikuti Temu Wicara, sangat antusias menanyakan berbagai aspek bidang pertanian. Di antaranya upaya mengatasi kelangkaan air, resep agar hasil kedelai tetap optimal, bahkan pertanyaan H. Suroso Ketua Gapoktan Wringinrejo, apakah betul ubijalar ungu dan kedelai bagus untuk kesehatan, penting untuk mencegah kanker dan penyakit jantung.  Yang menarik juga ditanyakan oleh Penyuluh, kalau kedelai bergizi tinggi, tetapi mengapa asam urat saya jadi kambuh kalau mengkonsumsi kedelai.  Berbagai diskusi dijawab sejelas jelas oleh jajaran Peneliti Balitkabi, ternasuk bukan kedelainya yang memicu asam urat urat tetapi karena perbedaan kerentanan setiap orang terhadap makanan. Kepala Kantor Ketahanan Pangan Banyuwangi, mengapresiasi bahwa sosialisasi olahan betul-betul tepat sasaran bagi kami, karena Bupati memberikan perhatian besar terhadap pemanfaatan produk lokasi. Ditambahkan pula bahwa Ibu Bupati seringkali meminta pelatiha dilakukan di pendopo kabupaten.  Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan, juga melihat sisi positif adanya Open House yang berisi gelar teknologi.  “Sangat tepat bagi kami”, urainya. Open House KP Genteng ditutup dengan kesan peserta yang disampaikan oleh Bapak Yani dari Purwoharjo Banyuwangi, yang merasa manfaat adanya Open House karena mendapatkan informasi baru, dan diharapkan Badan Litbang Pertanian melakukan Open House setiap tahun, harapan yang sama juga disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian Banyuwangi dan Camat Gambiran Banyuwangi, yang merasa sangat berterima kasih kepada Badan Litbang Pertanian, karena warga dan penyuluhnya mendapatkan pencerahan.  Jajaran Muspika sempat berseloroh kenapa namanya KP nya bukan KP Gambiran, kan letaknya di Kecamatan Gambiran, bukan Kecamatan Genteng.  Betul juga. Sukses KP Genteng……


Open house KP genteng: sampaikan inovasi teknologi produksi kedelai dan produk olahan umbi-umbian.


Melihat pertanaman kedelai langsung menambah keyakinan bahwa produksi kedelai dapat ditingkatkan (kiri). Produk olahan dari umbi-umbian ternyata menarik, bergizi, dan layak jual (kanan).