Berita » Hari Minggu Tak Jadi Soal Bahas Program Kedelai

mingguDinamika kerja Kementan di bawah Dr. Andi Amran Sulaiman bergerak cepat dan massive. Dua panglima Dirjen Tanaman Pangan, Direktur Akabi Dr. Ali Jamil dan Direktur Perbenihan Dr. Takdir Mulyadi, mengirim Tim Lapangan road show ke beberapa sentra Pajale di Prov. Jawa Timur. Tentunya kunjungan di hari Minggu 5 Agustus 2018 ini satu rangkaian khususnya untuk “Perbenihan Kedelai” dan keberhasilan program Nasional tanam serempak 500.000 hektar di tahun 2018.

Pak Haryanto dan Pak Ahmad menyampaikan program Direktorat Akabi dan Direktorat Perbenihan 2018 di hadapan Pemulia Kedelai Dr. Novita Nugrahaeni, Ketua Program Dr. Andy Wijanarko, Kasi Jaslit B.S. Koentjoro, S.P., M.Kom., dan Manajer Pemasaran UPBS Sriwahyuningsih, S.P. Prinsipnya adalah menjawab dua masalah pelaksanaan program 500.000 ha yakni ketersediaan benih dan harga benih yang melebihi plafon.

Balitkabi menginfokan program benih 2018 dan output-output kegiatan yang menghasilkan benih sumber kedelai kelas FS, SS di Sumut, Jambi, Lampung, NTB, Jatim, Kalsel, Sulteng dgn potensi masing-masing lokasi berkisar 20‒70 ton. Lebih rinci juga diinfokan BPTP, BBI/BBU dan produsen benih swasta yang menerima benih sumber kedelai tahun 2018. Kinerja produksi benih-benih yang dihasilkan belum terinfokan ke Balitkabi.

Zonasi varietas dan mapping lokus penangkaran benih kedelai merupakan satu bahasan menarik karena membutuhkan kerja bersama antar Ditjen TP dan Balitbangtan dengan mitra-mitra di luar Kementan. Prinsip siap dengan format baru berbasis selesaikan masalah. Salah satunya kemitraan dengan lokus 200 Desa Mandiri Benih (DMB) yang telah teregister sebagai produsen benih dan pemanfaatan Sapras bantuan Ditjen TP.

Membangun kebersamaan untuk percepatan keberhasilan program adalah tujuan utama dan bersama, mengutip keinginan Kapuslitbangtan, Dr. Ismail Wahab saat kunjungan ke Balitkabi.

minggu1

YB