Berita » Inisiasi Sinergi Riset Balitkabi – Puslitbang Perhutani

kph

Salah satu potensi pengembangan komoditas aneka kacang dan umbi adalah pada lahan di bawah tegakan. Tanggal 22 Februari 2018, Pusat Penelitian dan Pengembangan Perhutani di Cepu disertai dengan perwakilan dari KPH (Kesatuan Pemangku Hutan) Ngawi melakukan kunjungan ke Balitkabi. Kunjungan diterima oleh Plh Kepala Balitkabi, Dr. Andy Wijanarko, didampingi oleh Kepala Seksi Jasa Penelitian (Bambang Sri Koentjoro), Ayda Krisnawati, dan Muchlish Adie.

Disampaikan oleh Plh. Kepala Balitkabi bahwa tahun 2018 ditetapkan oleh Kementerian Pertanian sebagai Tahun Perbenihan Nasional. Lahan Perhutani memiliki potensi penyumbang kebutuhan benih kedelai nasional. Saat ini telah tersedia varietas kedelai toleran naungan, ke depan harus ditingkatkan toleransinya terhadap intensitas cahaya yang lebih sedikit atau meningkatkan potensi genetik dari varietas yang telah ada saat ini. Selain itu, Ayda Krisnawati juga menyampaikan Balitkabi memiliki varietas kedelai kaya isoflavon yang berpotensi sebagai bahan baku industri.

kph1

Kunjungan PUI Puslitbang Perhutani.

Menurut Bambang Sri Koentjoro (Kepala Seksi Jasa Penelitian), PUI Akabi telah menghasilkan berbagai produk riset yang siap disinergikan dengan PUI lainnya. Pada pertemuan tersebut disepakati untuk menyusun kegiatan penguatan produksi benih kedelai berbasiskan LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) yang diawali dengan melakukan workshop produksi benih kedelai dengan peserta pesanggem (LMDH). Pertemuan ini ditindaklanjuti dengan penyusunan MoU antara Balitkabi dengan Puslitbang Perhutani yang direncanakan penandatangannya pada saat ulang tahun Perhutani, 29 Maret 2018.

AyK