Berita » Diseminasi Hasil Penelitian Akabi di International Conference on Green Technology

Enam Peneliti Balitkabi (Dr. M. Muchlish Adie, Ir. Sumartini, MS., Ayda Krisnawati, MSc., Ratri Tri Hapsari, SP, Msi., Marida Santi YIB, SP., dan Wiwit Rahajeng, SP.) berpartisipasi pada The 5th International Conference On Green Technology yang dilaksanakan di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (7-8/11). Tema dalam seminar internasional ini adalah “Science and Technology in Islamic Perspective: Synergy and theirs Contribution to Empower Nations”.Seminar mengetengahkan tiga pembicara kunci, (1) Prof. Munir Ozturk (Departement of Botany, Ege University, Izmir, Turkey) dengan topik “Biomass-Bioenergy Case Study from Turkey”; (2) Assoc. Prof. Akira Kikuchi (Universiti Teknologi Malaysia) dengan topik“Designing Affordable Microchemistry Laboratory for Clinical Diagnosis, Education, and Field Work”; dan (3) Assoc. Prof. Tatsuya Ueki (Hiroshima University, Japan) dengan topik“Biotechnology and Biomimetics; Lessons from Marine Animals”).Tujuh pembicara inti berasal dari dalam negeri, yaitu: (1) Dr. Muhammad Faisal (Teknik Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Malang) dengan topik “Immersive Tools Bicycle for Human Heart Healt Based On Environment Green Technology”; (2) Dr. Munirul Abidin (UIN Malang) dengan topik“Inspiring Qur’an, Making Qur’an as Inspiration for Science Development”; (3). Prof. Muhammad Abdul Kadir M, Ph.D (President HKI) dengan tema “The Advancement of Science Challenges for Indonesia”; (4). Dr. Evika Sandi Savitri (Biology -UIN Malang) dengan tema “Developing Molecular Marker for Soybean Drougth Stress Tolerance”; (5). Dr. Cahyo Crysdian (Informatic, UIN Malang) dengan tema “3D Spatial Modelling to support Environmental Management”; (6)Dr. Agung Sedayu (Architectur, UIN Malang) dengan tema “Strengthening NKRI With Infrastructure”; dan (7). Dr. Usman Pagalay (Mathematic, UIN Malang). Seminar internasional ini diikuti oleh lebih dari 200 peserta dan lebih dari 100 makalah dipresentasikan dari berbagai instansi perguruan tinggi maupun dari Instansi Badan Litbang Kementan.

Pembicara kunci, suasana konferensi, dan Peneliti Balitkabi saat presentasi

W. Rahajeng/AW