Berita » Kabupaten Langkat Menuju Swasembada Benih Kedelai

langkat

Hamparan pertanaman produksi benih Balitkabi.

Pada tahun benih 2018 penyediaan benih bermutu secara nasional (termasuk benih kedelai) merupakan hal yang sangat strategis dalam rangka mendukung tahun benih nasional. Untuk komoditas kedelai, terpenuhinya kebutuhan benih bermutu menjadi faktor kunci keberhasilan program peningkatan produksi kedelai nasional menuju swasembada, yang ditargetkan tercapai pada tahun 2018. Khusus untuk Provinsi Sumatera Utara, produksi/penyediaan benih kedelai terus dipacu oleh intitusi terkait dengan perbenihan yakni Dinas Pertanian dan Balitbangtan (dalam hal ini BPTP Sumut bersama Balitkabi Malang) yakni memperbesar kapasitas produksi benih oleh penangkar setempat.

Menurut Kabid Produksi Tanaman Pangan Kabupaten Langkat, Ir. Yusfik Helmi, Kabupaten Langkat khususnya Kecamatan Binjai dan Stabat ke depan akan dijadikan sentra produksi benih kedelai. Gagasan tersebut telah dimulai tahun ini dimana dua kegiatan Desa Mandiri Benih Kedelai dari Direktorat Perbenihan untuk Kabupaten Langkat dialokasikan di dua kecamatan tersebut. Hal tersebut didasarkan bahwa di dua kecamatan tersebut sudah terdapat paling tidak dua penangkar benih kedelai yang sudah cukup berpengalaman, yakni Bapak Sartono dan Bapak Bunyamin. Ditambahkan bahwa untuk keberlanjutan produksi benih kedelai di Langkat, pihaknya sangat mengharapkan dukungan dan kerjasama dengan Balitbangtan.

Menurut keterangan Pak Bunyamin, yang ditemui hari Kamis, 22 Maret 2018, pada tahun 2016 dan 2017 telah mampu memproduksi benih kedelai bersertifikat masing-masing sebanyak 69,16 ton dan 33,34 ton. Bahkan, hingga bulan Maret 2018 telah berhasil diproduksi benih sebanyak 25,94 ton. Varietas yang dominan diproduksi adalah Anjasmoro. Wilayah distribusi benih kedelai yang diproduksi bukan hanya di dalam kabupaten (antar kecamatan), namun juga ke luar kabupaten (dalam provinsi), bahkan ke luar provinsi (Aceh, Riau, dan Jambi).

langkat1

Kondisi calon lokasi SL-Produksi benih kedelai (kiri atas), pertanaman produksi benih kedelai di KP Pasar Miring (kanan atas), dan saat koordinasi di BPTP Sumut (bawah).

Kondisi calon lokasi SL-Produksi benih kedelai (kiri atas), pertanaman produksi benih kedelai di KP Pasar Miring (kanan atas), dan saat koordinasi di BPTP Sumut (bawah).

BPTP Sumut bersama Balitkabi saat ini melakukan produksi benih sumber kedelai melalui kegiatan SL-Produksi Benih Kedelai di lahan petani di Kabupaten Langkat, sedangkan BPTP Sumut juga memproduksi benih kedelai baik di lahan petani maupun di Kebun Percobaan Pasar Miring, Deli Serdang. Semua lahan di KP Pasar Miring saat ini digunakan untuk produksi benih sumber kedelai (seluas 13 ha) dengan Varietas Demas, Dering 1, dan Anjasmoro. Kini di Langkat dan di Deli Serdang terdapat sekitar 200 ha pertanaman produksi benih kedelai. Semoga dalam dua hingga tiga bulan ke depan di wilayah ini mampu dihasilkan benih kedelai bersertifikat cukup banyak sehingga mampu berkontribusi dan memaknai tahun benih 2018.

 DH