Berita » Kabupaten Trenggalek Genjot Produksi Kedelai

Dalam rangka terus meningkatkan produksi kedelai nasional menuju swasembada tahun 2017, Pemerintah melalui Direktorat Buakabi (Budidaya Aneka Kacang dan Umbi) Ditjen Tanaman Pangan sejak beberapa tahun terakhir ini meluncurkan program GP-PTT dan PAT-PIP kedelai pada hampir semua provinsi di Indonesia.

Menurut Direktur Buakabi, Dr. Maman Suherman, Program PAT-PIP (Peluasan Areal Tanam-Peningkatan Indeks Pertanaman) lebih diarahkan ke lahan-lahan yang belum pernah ditanami kedelai. Potensi lahan untuk program ini masih cukup besar, antara lain pada areal perkebunan muda, lahan hutan/perhutani, lahan kering masam, dan lahan pasang surut.

Target produktivitas kedelai nasional tahun 2015 adalah 1,57 t/ha dan target produksi kedelai nasional adalah 1,5 juta ton. Hal tersebut disampaikan pada acara Gerakan Tanam Bersama Kedelai Bersama TNI untuk pelaksanaan Program PAT-PIP seluas 240 ha pada 22 Desember 2015 di Desa Jajar Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek.

Selanjutnya Dr. Maman sangat mengharapkan agar penanaman kedelai di Trenggalek, yang dimulai hari ini berhasil. Beliau juga menjanjikan untuk menambah areal kegiatan di Trenggalek tahun depan sehingga Trenggalek juga menjadi sentra produksi kedelai di Jawa Timur dan Indonesia.

Dalam sambutannya pada acara ini, Pejabat Bupati Trenggalek Dr. H. Jariyanto, M.Si. antara lain menyatakan: (a) berterima kasih kepada Pemerintah Pusat khususnya Kementerian Pertanian yang telah mengalokasikan kegiatan ini di Kabupaten Trenggalek, (b) kegiatan ini sangat sesuai dengan harapan Pemda Kabupaten Trenggalek untuk bisa mandiri dalam penyediaan kedelai sebagai bahan baku industri makanan di Trenggalek sehingga tidak perlu mendatangkan kedelai dari daerah lain, (c) mengharapkan agar petani/masyarakat serius melaksanakan kegiatan ini sehingga hasilnya sesuai yang diharapkan dan dapat dibanggakan.

Acara Gerakan Tanam Bersama Kedelai kali ini dilaksanakan oleh tidak kurang dari 500 orang petani. Menurut Kepala Balitkabi, Dr. Didik Harnowo, acara tanam bersama kedelai kali ini adalah yang terbesar, berdasarkan jumlah petani yang ikut tanam perdana bersama.

Suasana di podium saat acara sambutan pada Gerakan Tanam Kedelai Bersama TNI di Gandusari-Trenggalek.

Suasana di podium saat acara sambutan pada Gerakan Tanam Kedelai Bersama TNI di Gandusari-Trenggalek.

Prasyarat keberhasilan kegiatan ini adalah semangat yang tinggi dari petani peserta. Balitkabi siap membantu pendampingan teknis mengenai teknik budidaya kedelai. Oleh karena itu, Dr. Didik Harnowo berharap pihak Pemda Trenggalek, khususnya Dinas Pertanian, untuk dapat berkomunikasi dengan pihak Balitkabi. Hadir pada acara tersebut Danrem Madiun, Kepala Perhutani Jawa Timur, Para Pejabat Satuan Kerja Pemerintah Daerah Trenggalek.

DH