Berita » Kantor Ketahanan Pangan Gresik Berlatih Teknologi Olahan Pangan di Balitkabi

27-gresik-4

Pengembangan agroindustri ubijalar dan ubikayu mempunyai prospek baik. Saat ini pemanfaatan ubijalar dan ubikayu di Indonesia untuk bahan pangan masih terbatas pada aneka makanan tradisional yang citranya seringkali dianggap rendah. Untuk itu citra produk ini perlu ditingkatkan. Berangkat dari latarbelakang tersebut, maka Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Gresik ingin mengembangkan inovasi teknologi olahan pangan aneka kacang dan umbi. Sebagai langkah awal mereka melakukan kunjungan dan pelatihan ke Balitkabi selama dua hari, 21-22 Maret 2012.

Pada hari pertama, Rabu (21/3/2012), di Aula Utama Balitkabi, Kepala Kantor Ketahanan Pangan Gresik, Drs. Daniel Harnowo, MM, mengatakan bahwa Kabupaten Gresik akan berusaha meningkatkan nilai ekonomis ubikayu dan ubijalar sebagai bahan olahan. “Selama ini kami melihat ubikayu dan ubijalar pengolahannya hanya sebatas digoreng ataupun direbus, kami ingin pangan ini lebih mempunyai nilai ekonomis”, ungkapnya.

Pak Daniel, menambahkan, setelah mendapatkan teknologi olahan dari Balitkabi, secara bertahap akan mengembangkannya di Kabupaten Gresik. Untuk mempercepat langkah tersebut kami mengajak PKK Pokja III se-Kabupaten Gresik dan perwakilan pengusaha pangan olahan se-Kabupaten Gresik untuk mengikuti pelatihan produk olahan kabi di Balitkabi. Harapan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gresik, kata Pak Daniel.

Sementara itu, Kepala Balitkabi, Dr. M. Muchlish Adie, dalam sambutannya sangat mendukung kegiatan tersebut. Pak Muchlish mengharapkan agar kantor ketahanan pangan meyebarluaskan inovasi dan teknologi pengolahan kabi kepada masyarakat Gresik dan mampu mengembangkannya sehingga diseminasi produk olahan tersebut bisa diterima dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Selanjutnya, para rombongan disuguhi materi prospek pengembangan umbi-umbian oleh Ir. Yudi Widodo, MS, disusul materi aneka olahan berbahan kacang-kacangan dan umbi-umbian yang sampaikan oleh Ir. Erliana Ginting, MS.

Display pangan olahan dari aneka tanaman kacang dan umbi yang ditampilkan Bu Erliana pada hari kedua menyita perhatian ibu-ibu PKK dan pengusaha olahan pangan Gresik. Tak hanya melihat display, mereka dilatih membuat berbagai pangan olahan: brownies ubikayu, cassava blanca, es krim ubijalar ungu, onde-onde ubijalar, wingko ubikayu, mi mbote, serta susu kedelai.

Para ibu-ibu PKK asyik menggoreng mi mbote

Agar para tamu mengenal tugas dan fungsi Balitkabi, pada hari pertama, mereka mendapatkan penjelasan tentang tugas pokok dan fungsi Balitkabi oleh Ir. Achmad Winarto.