Berita » Karena Memerlukan Orang Lain, Kita Perlu Bermaafan

Tak pernah orang hidup sendiri atau kerja sendiri. Apatah orang biasa atau orang penting, saban insan memerlukan orang lain. Pejabat, Pimpinan, Pengusaha semuanya memerlukan orang lain. “Kiai pun perlu santri”, tutur Pak Karim. Karena relasi seperti itu maka terjadi hubungan dan komunikasi dalam berbagai aktivitas antarsesama. Karena interaksi tersebut dalam perjalanan hidup, kita senantiasa tidak luput dari dosa. Dosa terhadap sesama meski dibersihkan antarsesama manusia. Itulah inti tauziah idulfitri yang disampaikan oleh K.H. Rofian Karim pada Halal Bihalal Keluarga Besar Balitkabi, di Aula Balitkabi, Senin (4/8). Halal Bihalal diikuti karyawan, Dharma Wanita, dan pensiunan Balitkabi serta Kebun Percobaan, Pejabat Kementan se-Malang Raya, dan para Undangan dari luar Kementerian Pertanian. Idul Fitri merupakan momen penting. Di Indonesia, halal bihalal merupakan tradisi saling memaafkan. “Orang yang selalu rukun, baik dalam rumah tangganya, kantor, lingkungan masyarakat maupun jamaahnya maka Allah SWT akan senantiasa memberikan rahmad kasih sayang dan perlindungan. Begitu sebaliknya, orang yang tidak suka memberikan kasih sayang maka ia tidak akan disayangi oleh orang lain”, jelas ustad Karim. Pada kesempatan sebelumnya, Kepala Balitkabi Dr. Didik Harnowo, MS menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan dan kekhilafan selama memimpin Balitkabi. Selain itu permohonan maaf juga ditujukan khususnya instansi lingkup Kementan Malang Raya. Pak Didik juga menghimbau kepada seluruh karyawan agar antar individu saling ikhlas memberikan maaf. Dengan saling memaafkan semoga kita kembali dalam kondisi fitrah/suci, selalu diberi rahmat kesehatan dan dapat membangkitkan semangat kebersamaan serta menjadikan hubungan menjadi lebih baik lagi.NC/AW