Berita » Kelompok Tani Memanfaatkan Web Balitkabi

Adalah Bapak Sariman, dari Kelompok Tani Tirto Langgeng Desa Kenongo Rejo, Pilang Kenceng, Madiun, pada tanggal 18 Mei 2015 berkunjung ke UPBS Balitkabi. Beliau mengikuti perkembangan teknologi budidaya kedelai melalui web Balitkabi, bahkan pertama kali memasuki Gedung UPBS langsung mencari Ibu Sri Wahyuningsih, sesuai yang tertulis di web Balitkabi.

20-5-15

Pak Sariman menyampaikan bahwa benih yang berasal dari UPBS Balitkabi tidak diragukan mutunya. Suatu ketika Pak Sariman membeli benih varietas Sinabung dan produksinya meningkat menjadi 30 karung dari semula hanya 17 karung pada luasan 0,5 ha (1 karung = 70 kg).

Hasil dari pertanaman tersebut dijual seharga Rp12.000/kg dan awalnya hanya 4 petani yang membeli. Namun begitu tahu hasilnya tinggi, maka minat petani meningkat bahkan dari Bojonegoro juga membeli benih yang dihasilkan oleh Pak Sariman.

Ketika ditanya oleh pemulia kedelai (Muchlish Adie) mengapa menanam kedelai? Menurut beliau, pernah menanam padi selama 4 tahun terus menerus, hasil gabahnya menurun terus. Ketika dirotasikan dengan tanaman kedelai ternyata hasil gabahnya meningkat lagi. Beliau selalu menanam kedelai hingga saat ini.

Bahkan beliau selalu menyarankan untuk menggunakan benih kedelai bersertifikat. Termasuk pada saat menanam kedelai hitam, maka yang pertama kali ditanyakan adalah kelas benihnya, walaupun berasal dari perusahaan jika tidak bersertifikat maka jaminan daya tumbuhnya dipertanyakan.

Kedatangan Pak Sariman ke UPBS adalah ingin membeli benih FS varietas Gepak Kuning, menurut beliau varietas tersebut kandungan patinya tinggi, cocok untuk tahu. Beliau termasuk petani yang melek teknologi. Pada saat diinformasikan varietas Gema berumur genjah, beliau langsung membeli benih dan akan ditanam. Apalagi umur varietas Gema hanya “rong selapan” (selapan = 36 hari). Satu lagi bukti, bahwa web Balitkabi bermanfaat dalam diseminasi teknologi, diminati dan menjadi acuan pengguna.

MMA/AW