Berita » Kepik Kuning Menyerang Kedelai

Lahan dibawah tegakan tanaman perkebunan kelapa sawit memberikan peluang pengembangan kedelai. Apalagi saat ini, perluasan areal kelapa sawit diluar pulau Jawa terus meningkat. Hingga kelapa sawit berumur 3 tahun masih memungkinkan dilakukan penanaman kedelai. Manfaatnya adalah tanaman kedelai pasti menyuburkan lahan, mencegah erosi dan memberikan pendapatan ekonomi sebelum kelapa sawit berproduksi.
Di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pengembangan kedelai di bawah tegakan kelapa sawit telah beberapa tahun dilakukan dan memberikan hasil kedelai yang cukup tinggi hingga 2 t/ha dengan menggunakan varietas Anjasmoro. Penuturan salah satu penangkar benih kedelai (Bapak Sartono) yang menangkarkan kedelai di bawah kelapa sawit, salah satu ancaman tanaman kedelai adalah hama kepik kuning. Disebut kepik kuning oleh kalangan petani karena warna hamanya berwarna kuning. Hama tersebut memakan daun sejak tanaman kedelai muda, dan kerugian akan terjadi jika hama tersebut memakan daun dan bunga kedelai.


Kepik kuning pada pertanaman kedelaiDisampaikan juga bahwa kepik kuning hanya dijumpai pada pertanaman kedelai di bawah kelapa sawit, sedangkan pada pertanaman kedelai di lahan sawah belum dijumpai kepik kuning. Observasi lapang oleh peneliti Balitkabi (Andi W, Ruly Krisdiana, Muchlish A), pada pertanaman kedelai di bahwa kelapa sawit, populasi kepik kuning pada kedelai berumur 25 hst cukup tinggi. Nampaknya diperlukan identifikasi oleh peneliti entomologi.

MMA