Berita » Klon Ubijalar Kaya Karotin MIS 0651-09, Mengawal Purnatugas Peneliti Balitkabi

Ubijalar berdaging jingga/oranye banyak mengandung senyawa betakarotin yang merupakan antioksidan kuat yang dapat mengikat radikal bebas serta mampu mencegah penyakit degeneratif, serta mengandung serat oligosakarida. Beta 1 dan Beta 2 merupakan ubijalar yang telah diliris oleh Kementerian Pertanian dari hasil pemuliaan Balitkabi dan sudah dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Mengikuti jejak sukses Beta 1 dan Beta 2, kini pemulia ubijalar Balitkabi menemukan keunggulan kandungan betakarotin yang lebih tinggi pada klon MIS 0651-09. Kandungan betakaroten lebih tinggi dibandingkan dengan Beta 1 dan Beta 2. Selain itu, bahan kering yang dimiliki cukup tinggi. Bahan kering umbi berpengaruh pada rasa enak atau kurang enak. Dengan demikian, klon MIS 0651-09 mengandung betakarotin tinggi memiliki rasa enak. MIS 0651-09 sesuai untuk produk olahan tepung, selai, jus, bakpao, dan mi. Dedikasi Ir. St. A. Rahayuningsih, MS di Balitkabi khususnya pada ubijalar sangat tinggi. Detik-detik terakhir sebelum purnatugas beliau berkeinginan untuk melepas klon MIS 0651-09. Proposal pelepasan varietas beliau seminarkan pada Senin, 31 Agustus 2015. Para peneliti mengapresiasi atas dedikasinya, dan beberapa saran diutarakan untuk penyempurnaan pelepasan MIS 0651-09.


Seminar tentang klon/calon varietas ubijalar MIS 0651-09 ini merupakan seminar pamitan Ir. St. A. Rahayuningsih, MS. Pada Selasa, 1 September 2015 Bu Rahayuningsih bersama Prof Nasir Saleh, suami beliau yang peneliti penyakit tanaman, juga di Balitkabi, juga memasuki purnatugas. Di ujung acara, beliau berdua berpamitan sekaligus menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh karyawan Balitkabi.

Semoga klon MIS 0651-09 segera menjadi varietas unggul baru ubijalar, segera dimanfaatkan oleh masyarakat, bangsa dan Negara tercinta. Selamat berhijrah Bu Rahayu dan Prof Nasir.

Mita/AW