Berita » Kolaborasi Balitkabi dan BPTP Sultra Mampu Mandirikan Benih Kedelai di Konawe

Pendampingan selama dua tahun sejak 2015 oleh Balitkabi dan BPTP Balitbangtan Sulawesi Tenggara berbuah manis. Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mekar Sari, Desa Belatu, Kecamatan Pondidaha, Konawe, Sulawesi Tenggara, mampu menghasilkan benih kedelai secara mandiri. Tahun 2016 sudah menghasilkan 5.000 kg benih.
Benih kedelai yang dikembangkan Gapoktan Mekar Sari berasal dari kerjasama Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi dengan BPTP Balitbangtan Sultra. Dengan 5.000 kg benih mampu menyediakan benih setara dengan luas 125 hektar lahan.

konawe

Tahun 2017 Gapoktan Mekar Sari menangkarkan benih kedelai varietas Anjasmoro seluas tiga hektar, dengan prediksi hasil benih sekitar 4.200 kg, atau mampu menyediakan benih kedelai setara dengan luasan 105 hektar.
Gapoktan Mekar Sari mampu menguasai inovasi teknologi produksi benih kedelai yang disampaikan oleh Balitkabi dan BPTP Sultra. “Buktinya sudah mampu memproduksi calon benih kedelai sebanyak kurang lebih 7.000 kg, dan lulus sertifikasi sebanyak kurang lebih 5.000 kg benih dari luas penangkaran 5 hektar,” tambah Ketua Gapoktan Mekar Sari, Matria.
“Penangkaran benih kedelai Gapoktan Mekar Sari adalah contoh mandiri benih kedelai yang berkembang dan akan dilanjutkan pada tahun 2018,” ungkap Prof. Nyoman Widiarta, saat melakukan monev.
Model Mandiri Benih Kedelai yang akan dikembangkan di Gapoktan Mekar Sari adalah Gapoktan meminta benih kedelai untuk ditangkarkan sesuai kebutuhan anggotanya ke BPTP Balitbangtan Sultra. Selanjutnya BPTP Balitbangtan Sultra meminta benih sumber ke Balitkabi Malang, sesuai permintaan Gapoktan Mekar Sari. Dengan luas lahan sekitar 50 hektar, membutuhkan benih sebanyak 2.000 kg.
“Artinya penangkaran benih yang dibutuhkan seluas kurang lebih dua hektar saja dengan 80 kg benih sumber,” papar Prof. Nyoman

Sumber: http://kabarbuton.com/berita/gapoktan-di-konawe-mampu-produksi-benih-kedelai