Berita » Koordinasi Penelitian Pupuk Hayati Unggulan Nasional

Dalam rangka Penelitian dan Pengembangan Pupuk Hayati Unggulan Nasional (PHUN) tahun anggaran 2015, pada 5 Februari 2015 dilakukan Rapat Koordinasi review penelitian PHUN tahun 2014, dan rencana penelitian PHUN tahun 2015. Rapat dibuka oleh Koordinator PHUN Puslitbang Tanaman Pangan, Ir. I Putu Wardana, M.Sc., dihadiri oleh beberapa peneliti/inventor di antaranya: Prof. Dr. Tualar Simarmata dari Unpad, Dra. Harmastini, M.Sc. (LIPI), Prof. Dr. Djoko Said Damardjati (PT Agro Industri Mandiri/AIM), Prof. Dr. Djatnika Kilin (Balithi), Prof. Dr. Suyamto (BPTP Jawa Timur), Prof. Dr. Arief Harsono (Balitkabi), dan sejumlah Peneliti dari Balit Tanah Bogor, Puslitbang Tanaman Pangan, BPTP Jambi, Lampung, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Pada musim tanam 2014, Badan Litbang Pertanian telah melakukan pengembangan dan promosi PHUN Agrimeth, Probio, Biovam, Kedelai Plus, Iletrisoy, Biopeat, Gliocompost, Bioc-SRF, dan Starmix untuk tanaman padi, jagung, kedelai, cabai, dan bawang merah. Agrisoy, semula namanya Iletrisoy, merupakan produk Badan Litbangtan. Melalui Konsorsium PHUN pada musim tanam 2014, Agrisoy diuji keefektifannya di lahan masam seluas 55 ha, masing-masing di provinsi Lampung seluas 10 ha, Banten 20 ha, dan Jambi 25 ha dengan hasil cukup baik. Lisensi Agrisoy diberikan kepada PT AIM. Kini Agrisoy sedang menunggu ijin edar dari Kementerian Perdagangan.Keunggulan Agrisoy adalah: (1) pupuk ini khusus untuk tanaman kedelai, mengandung tiga isolat bakteri penambat nitrogen Bradyrhizobium japonicum toleran masam yang efektif di tanah masam dan nonmasam hingga pH 4,0, berkadar Mn 100 ppm, Fe 300 ppm, dan Al 400 µM, (2) mampu menggantikan kebutuhan pupuk urea lebih dari 50%, dan (3) keefektifannya terjaga hingga penyimpanan 6 bulan pada suhu kamar.PT AIM, kini memperbanyak Agrisoy. Sambil menunggu ijin edar dari Kementerian Perdagangan, pupuk Agrisoy akan diikutkan pada pengujian PHUN skala luas oleh BPTP. Hal ini dilakukan di samping untuk menguji konsistensi efektivitas pupuk, juga untuk memperkenalkan produk pupuk Agrisoy kepada petani. Pada tahun 2015, Balitkabi juga akan mengikutsertakan produk pupuk hayati Generasi II, yaitu Iletrisoy Plus dalam pengujian PHUN yang dikoordinir oleh Puslitbang Tanaman Pangan.

Prof. A. Harsono/AW