Berita » Kuatkan Sinergi Buakabi ke Balitkabi

buakabi

Menindaklanjuti arahan Plt. Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Dr. Haryono, tentang perlunya penguatan sinergisitas antara Direktorat Budidaya Aneka Kacang dan Umbi (Buakabi) dengan UPT Balitbangtan yaitu Balitkabi, tanggal 30 Oktober 2014 dilakukan kunjungan jajaran pejabat dan karyawan/karyawati dari Direktorat Buakabi ke Balitkabi yang berjumlah 42 orang. Ir. Rita Meisu MM., mewakili Direktur Buakabi, menyampaikan bahwa kunjungan dimaksudkan untuk mendapatkan informasi terkini tentang teknologi akabi, perbenihan dan penyebarannya. Agenda kunjungan diawali dengan pemaparan profil dan kinerja Balitkabi, Capaian kegiatan 2014 dan rencana program 2015 Buakabi, dilanjutkan dengan kunjungan lapang dan UPBS. Balitbangtan telah menghasilkan inovasi teknologi berupa varietas, teknologi budidaya pada berbagai agroekosistem, produk (benih, pupuk, pestisida, alsintan, olahan dsbnya) serta berbagai media diseminasi. Gambaran capaian produksi 2014 untuk komodtas kedelai, kacang tanah dan kacang hijau mengalami penurunan, sebaliknya aneka umbi (ubikayu dan ubijalar) selama 2014 mengalami peningkatan produksi. Pemaparan rencana proram Buakabi 2015 menjadi sesuatu yang menarik, karena sejak awal, Balitkabi dapat mengantisipasi, menyiapkan kolaborasi dan dukungan terhadap keberhasilan program Buakabi 2015, khususnya GP PTT untuk aneka kacang dan umbi.

Diskusi terfokus kepada strategi pengurangan senjang hasil antara hasil penelitian dengan hasil riil di lapang dan pengembangan ubikayu dan aneka umbi. Nampaknya perlu dilakukan kajian terhadap pengukuran hasil di lapang, keakuratan data, karena dari kacamata peneliti, misalnya hasil kedelai sudah jauh meningkat, bukan berada pada tataran 1,3 t/ha. Pengembangan ubikayu lebih disarankan pada penguatan penyediaan bibit pada masing-masing sentra produksi ubikayu, mengingat besarnya biaya kirim dan masalah vigoritas stek selama pengiriman bibit. Kunjungan lapang dilakukan pada visitor plot varietas aneka kacang dan umbi yang ada di KP Kendalpayak, dilanjutkan kunjungan ke UPBS. Fasilitas UPBS yang sangat memadai disertai dengan telah diterapkannya ISO 9001:2008 untuk memproduksi benih sumber menjadi suatu yang sangat menarik dan membanggakan. Pada akhir kunjungan diserahkan publikasi Balitkabi dan contoh benih aneka kacang.

MMA/AW