Berita ยป Kunjungan ke IRRI di Los Banos

Peserta workshop APEC mendapatkan kesempatan untuk melakukan kunjungan ke IRRI tanggal 10 Juni 2015. Agenda kunjungan adalah overview tentang penelitian di IRRI, penelitian golden rice, kunjungan lapang ke LTCCE (longterm continous cropping experiment), genetic transformation laboratory dan international rice genebank.

IRRI merupakan lembaga penelitian bersifat independent dan nonprofit, didirikan tahun 1960 oleh Ford and Rockefeller foundations. Saat ini IRRI memiliki perwakilan di 17 negara, termasuk Indonesia yang berada di Puslitbang Tanaman Pangan, dan didukung oleh 17.000 staf yang berasal dari 36 negara.

Overview tentang kegiatan penelitian di IRRI oleh Deputy Director General for Research (Dr. Matthew Morell), padi merupakan bahan makanan penting saat ini. Green Revolution (GR) pertama (GR 1) yang dimulai tahun 1960 ditandai oleh peningkatan potensi hasil dengan karakter tanaman lebih pendek dan adaptif pada lingkungan optimal (favorable irrigated area).

GR 2 yang dimulai tahun 2008 ditandai oleh adaptasi pada lingkungan sub-optimal, diantaranya adalah diperolehnya gen tahan genangan (sub1). Banyak negara telah memasukkan sub1 ke varietas padi masing-masing negara termasuk Indonesia.

Diperkirakan pada tahun 2030 akan memasuki GR3, akan ditandai oleh C4 Rice, yang bercirikan lebih environmentally friendly, berdaya hasil tinggi dan hanya membutuhkan setengah kebutuhan air dan nitrogen. Tentu IRRI memiliki peran penting dari tahapan GR tersebut.

IRRI juga berhasil memperoleh Golden Rice, dan menurut Dr. Violeta Villegas selaku Golden Rice Network Coordinator, golden rice boleh digunakan oleh semua negara. Indonesia melalui BB Padi juga telah memiliki program golden rice.

Yang menarik bahwa dukungan strategi komunikasi dan diseminasi di IRRI tertata dan terprogram secara mapan, sebagaimana tercermin dari paparan Mr. Antonio Lambino (Head, Communication), yang menggerakkan dan mengkomunikasikan invensinya secara profesional.

Penjelasan kegiatan penelitian IRRI dan golden rice di auditorium Havener. LTCCE merupakan penelitian yang dilakukan untuk mengetahui pola perubahan keharaan tanah pada padi. Pelaksanaan penelitian yang dilakukan saat ini merupakan penelitian yang ke 154 dan dari penelitian tersebut banyak informasi yang diperoleh.

Penelitian pemuliaan juga menjadi prioritas penting di IRRI dan paling banyak menghasilkan inovasi yang digunakan di banyak negara, termasuk didalamnya adalah kegiatan yang ada di laboratorium transformasi dan pengelolaan plasmanutfahnya.

Kunjungan ke longterm experiment, genetic transformation laboratory dan rice genebank. Dari kunjungan ke IRRI, yang menarik adalah pola dan sistem diseminasi yang dilakukan. Setiap proses dan produk yang dihasilkan diikuti dengan pola komunikasi dan diseminasi yang juga terprogram secara profesional.

11-6-15(2)a

11-6-15(2)b

Sebagai contoh untuk Golden Rice, telah dilakukan diseminasi dan komunikasi yang sangat intensif, bahkan pada saat ini di IRRI sedang dilakukan forum komunikasi tentang Golden Rice yang diikuti oleh beberapa negara, salah satunya adalah dari Indonesia. Selayaknya Balitkabi juga melakukan hal yang sama, all out mendiseminasikan setiap invensi, harus banyak komunikasi dan publikasi setiap invensi yang diraihnya.

MMA