Berita » Lengkapi Kepahaman, Tambah Kepedulian untuk Membangun Keberhasilan

rakor_penutup_0

Balitkabi adalah suatu entitas yang masing-masing unsur memiliki peran dan tanggung jawab spesifik. Kespesifikan peran, tugas, dan tanggung jawab memang harus dilaksanakan secara profesional, namun masing-masing harus disinergikan untuk meningkatkan keberhasilan lembaga. Oleh karena itu seluruh pejabat, peneliti, Kepala Kebun, dan seluruh staf dan karyawan harus memahami secara total tentang organisasi Balitkabi, peran masing-masing, lalu berbarengan dengan itu mengembangkan kepedulian untuk saling membantu agar tercapai keberhasilan lembaga yang sudah ditetapkan. Demikian disampaikan oleh Kepala Balitkabi, Dr Muchlish Adie, pada Rakor di Aula Balitkabi, Jumat (31/5).

Di samping tugas-tugas spesifik, melayani pimpinan merupakan keharusan, apakah dalam persuratan, penyiapan bahan untuk rapat, mewakili pimpinan. “Dan itu setiap saat, termasuk hari libur”, tutur Pak Muchlish. Oleh karena itu setiap staf di Balitkabi diharapkan menegakkan etika berorganisasi, serta matang berorganisasi”. Keluhan, mundur dari jabatan, dan sejenisnya harus dihindari lanjut Pak Muchlish di hadapan para Pejabat Eselon IV, Peneliti, Ketua Kelti, Kepala Kebun Percobaan, PPK, dan staf. Untuk mendukung pelayanan tersebut hendaknya sarana dan prasarana yang ada dioptimalkan.

Saat ini adalah era Manajemen Korporasi, karena itu egoisme individu harus dihilangkan. Seluruh staf harus paham dan tahu aktivitas dan program Badan Litbang Pertanian. Oleh karena itu semuanya harus betul-betul paham serta mengibarkan Tag Line Badan Litbang Pertanian. Kegiatan atomik harus dikurangi. Berpegang pada hal itu, “Di Balitkabi isinya bukan peneliti saja, ada teman administrasi. Tugas peneliti, bukan hanya penelitian, juga administratif”, lanjut Pak Muchlish, yang menyampaiakan uraian tersebut sekaligus mohon diri, karena 31 Mei 2013 ini merupakan hari terakhir pengabdian beliau sebagai Kepala Balitkabi.

Capaian-capaian Balitkabi selama dua tahun lebih sudah sangat banyak dan diapresiasi oleh Badan Litbang. Capaian tersebut antara lain diraihnya ISO Lab Analisis Balitkabi, ISO UPBS dan ISO Manajemen Balitkabi. Di samping itu Buletin Palawija sudah terakreditasi, Web Balitkabi juga meraih peringkat 3 besar di lingkungan Badan Litbang. “Oleh karena itu Web dan Buletin Palawija harus dipertahankan”, ujar pak Muchlish.

Pada penutup paparannya, di samping menyampaikan penghargaan dan permohonan maaf, Pak Muchlish mengajak semuanya untuk tak berpikir ruwet, ikuti aturan saja. Kebersamaan dan kekompakan tetap dijaga dan jangan dinodai karena orientasi sempit atomik yang bermuara pada individu, kelompok atau in-group. Ajakan yang tak kalah penting adalah terus mendorong Kegiatan Dharma Wanita dan Kegiatan sosial, kepedulian terhadap lingkungan kantor. Beasiswa dan bantuan beaya pendidikan yang dimotori Dharma Wanita serta khitanan massal untuk anak-anak tak mampu di sekitar kantor yang dikawal oleh Takmir Masjid Al Muttaqien harus dipertahankan.

AW