Berita » Lima Profesor Riset Balitkabi Mengikuti Workshop FKPR

Satu diantara agenda Nawa Cita Kabinet Kerja kita di bidang pertanian adalah mewujudkan kedaulatan pangan, agar Indonesia dapat mengatur dan memenuhi kebutuhan pangan rakyatnya secara berkelanjutan.

27-5-15(2)

Untuk menjawab berbagai tantangan terkait dengan masalah kedaulatan pangan tersebut dan mendukung program Kementerian Pertanian, pada tanggal 18 hingga 20 Mei 2015 Forum Komunikasi Profesor Riset (FKPR) Kementerian Pertanian menyelenggarakan Workshop di Balai Besar Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP) Bogor, dengan tema “Peran dan Kompetensi Peneliti Profesional dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan Melalui Alih Teknologi Pertanian”.

Workshop dibuka oleh Kepala Balitbangtan Dr. Haryono, dihadiri oleh sekitar 100 Profesor Riset aktif dan Purna Bakti, dengan tujuan:

  1. Menjaring pokok-pokok pikiran Profesor Riset berkenaan dengan isu-isu pembangunan pertanian
  2. Memantapkan konsep peran Profesor Riset dalam pengembangan Taman Sains dan Teknologi Pertanian (TSTP, ASP dan ATP)
  3. Memfasilitasi diskusi dan dialog antar Profesor Riset untuk memberi masukan dan alternatif kebijakan dalam mewujudkan kemandirian pangan, dan
  4. Menyusun rumusan berbagai gagasan Profesor Riset dalam merespon isu terbaru terutama yang berkaitan dengan kedaulatan pangan dan quick-wins Kementerian Pertanian. Hadir sebagai nara sumber, diantaranya adalah: Menteri Pertanian, Kepala Balitbangtan, Kepala LIPI, Kementerian Riset dan Dikti, Ketua Himpenindo, dan Dirjen Tanaman Pangan.

Peserta workshop (kiri) dan Menteri Pertanian (kanan) pada Workshop FKPR 18‒20 Mei 2015 di BBSDLP Bogor. Menteri Pertanian diantaranya memberikan arahan bahwa untuk mencapai kedaulatan dan kemandirian pangan, ada 10 UPSUS yang perlu mendapat pengawalan secara sungguh-sungguh, yakni upaya peningkatan produksi padi, jagung, kedelai, tebu, sapi, cabe, bawang merah, kakao, dan kopi, Pembukaan Kawasan Pangan Merauke, Mekanisasi Pertanian, serta pembangunan TSTP, ASP dan ATP.

Workshop juga membahas 30 Policy Brief dari Profesor Riset. Pada kesempatan tersebut, dari Balitkabi disampaikan empat Policy Brief, yaitu:

  1. Pembukaan dan pemanfaatan lahan masam untuk mendukung tercapainya ketahanan pangan nasional, oleh Prof. Dr. Arief Harsono
  2. Peta jalan upaya peningkatan produksi kedelai menuju swasembada, dan
  3. Tuntaskan kebutuhan benih kedelai, oleh Prof. Dr. Marwoto, serta
  4. Mewujudkan ketahanan pangan nasional: Kesungguhan upaya menetapkan lahan sawah abadi untuk produksi pangan sudah tidak dapat ditawar lagi, oleh Prof. Dr. Subandi. Disamping itu dari Balitkabi juga berpartisipasi Prof. Dr. Astanto Kasno dan Prof. Dr. Nasir Saleh.

AH/KN