Berita » Mahasiswa Diploma IPB menimba inovasi perbenihan di Balitkabi

ipb1

Benih adalah awal kehidupan. Benih yang baik akan menentukan keberlangsungan hidup suatu tanaman. Oleh karena, perbenihan atau ilmu tentang benih sangat penting dalam dunia biologi termasuk ilmu pertanian. Berkait dengan pentingnya inovasi perbenihan itulah, 69 mahasiswa didampingi 4 dosen pembimbing Jurusan Teknologi Industri Benih Program Diploma IPB berkunjung ke Balitkabi Senin (27/6). Benih memang penting bahkan dalam budidaya menempati posisi sentral. “Sebaik apapun teknologi budidaya, kalau benih yang digunakan tidak bagus tentunya tidak ada gunanya maka benih harus berkualitas”, ungkap Dr. Muchlis saat menyambut mereka. Salah satu tujuan field trip ke Balitkabi adalah untuk mengenalkan lebih dalam dunia perbenihan kepada para mahasiswa. ”Pada kesempatan ini kami ingin lebih mengenal Balitkabi dan sekaligus mengetahui inovasi-inovasi yang dihasilkan oleh balai ini”, ungkap Sakti, S.P., pimpinan rombongan. Pada kesempatan berikutnya Dr. Novita Nugrahaeni, peneliti plasma nutfah dan pemuliaan kedelai, menjelaskan sarana dan prasarana prosesing benih penjenis Unit Produksi Benih Sumber (UPBS) Balitkabi cukup lengkap. Bahkan sudah mendapatkan sertifikat mandiri, sehingga label bisa dibuat sendiri. Petunjuk teknis produksi benih sumber kedelai mulai dari teknik budidaya, pemeliharaan mutu genetik, serta pascapanen benih menambah lengkapnya penjelasan bu Novi. “Semoga materi ini mampu membuka wawasan mahasiswa untuk menciptakan inovasi teknologi pembenihan yang berkualitas dan bermanfaat untuk masyarakat”, tambah beliau.

Pak Sakti, Dr Muchlish, dan pak Winarto bersama mahasiswa.

Ir Margono Rahmat, M.S., kepala KP Kendalpayak (dengan mikrofon), dan Dr Novita (tengah) memberikan penjelasan di lapang.

Suasana penerimaan di Ruang Serbaguna Balitkabi.

Suasana penerimaan di Ruang Serbaguna Balitkabi.

Suasana penerimaan di Ruang Serbaguna Balitkabi.

Laporan: Sagit dan Winarto