Berita » Making IAARD Researchers 4.0

savana2Balitbangtan (IAARD, Indonesian Agency of Agriculture Research and Development) Kementan mengumpulkan 22 petugas belajar hebat, yang saat ini sedang menempuh pendidikan jenjang Strata-2 dan Strata-3 di Universitas Gadjah Mada, Universitas Brawijaya, dan Universitas Hasanudin untuk menguasai ilmu pengetahuan di era IT dan Industri 4.0. Kecepatan itu kunci, perubahan adalah suluh, inovasi adalah bukti pergerakan.”Serap ilmu kekinian, selesai tepat waktu, cepat kembali ke UK/UPT masing-masing,” pesan Sesbadanlitbang Dr. Ir. M. Prama Yufdi, M.Sc. saat pembukaan. Karena petugas belajar juga dibatasi waktu dan anggaran.

Petugas belajar adalah SDM unggul, handal, dan pilihan Balitbangtan yang ditingkatkan kualitas knowledge, dan academic-nya menuju lebih tangguh, elite, profesional, dan bermartabat untuk siap bergabung kembali berbekal amunisi-amunisi di Renstra 2020–2024 dan sebagai Peneliti 4.0 di Era Industri Pertanian 4.0. Pelaku langsung ciptakan inovasi (output) dengan readiness level 6–9, outcome, impact peta jalan Indonesia Lumbung Pangan Dunia Tahun 2045.

Pembekalan yang luar biasa, 22 petugas belajar dengan lima narasumber yang menguasai strategi kendala/problematika kelulusan, misalnya teknik cerdas penulisan KTI tembus jurnal. Pembekalan yg dilaksanakan di Malang ini dikawal langsung oleh Kabag Kepegawaian Ir. Wahid Bambang Gunawan M.Si. dan Ibu Arini.

“Selesaikan penugasan dengan cerdas dan tepat waktu,” ungkap Pak Wahid, Kabag Kepegawaian Balitbangtan. Satu pesan untuk Petugas Belajar Balitbangtan Magister Sains dan Doktoral saat Penutupan Acara Pembekalan Petugas Belajar Balitbangtan (UGM, UB dan UNHAS) di Malang 14–16 Desember 2018.

savana1

YB