Berita » Masuk, Langsung Rakor

rakor-1

Surat Edaran Pemerintah mengharuskan semua PNS masuk pada tanggal 5 September 2011. Taat pada aturan tersebut, hampir seluruh karyawan Balitkabi mulai masuk kerja pada tanggal tersebut. Bahkan para penanggung jawab kegiatan di Balitkabi, setelah bermaaf-maafan pada Apel hari Senin pagi, langsung tancap gas untuk Rapat Koordinasi (Rakor) Triwulan, dipimpin Kepala Balai. Rapat dihadiri oleh Pejabat Eselon IV, Ketua Lembaga Internal, Penanggung Jawab Keuangan, Pengadaan, Perbenihan, RPTP, serta lima Kepala Kebun Percobaan lingkup Balitkabi.

Rakor membahas target sasaran dari masing-masing kelembagaan, realisasi fisik dan keuangan, serta masalah dan kendala pencapaian target sasaran tahun ini agar dapat dicarikan solusi bersama. Selain itu, Rakor juga membahas Matrik 2012 dan  RPTP 2012 serta Penyusunan RKAKL 2012.

Dilaporkan bahwa target penanaman NS, BS, dan FS untuk kedelai, kacang tanah, dan kacang hijau serta dan ubikayu dan ubijalar mencapai 84% (dari target 68 ha terealisasi 56,75 ha). Target produksi benih kacang-kacangan mencapai 58% (10,29 ton dari 17,58 ton). Dilaporkan juga bahwa rekayasa alat pengering dan alat tanam kedelai di lahan kering mampu menghasilkan Benih dengan kualitas tinggi (daya tumbuh lebih 90%). Rekayasa alat sortasi benih (grader) di tingkat Penangkar Benih mampu memisahkan benih dengan kesera­gaman 90%. Kapasitas alat ini 3 ton/hari. Yang juga membang­gakan, kini laboratorium Balitkabi berhasil memperoleh akreditasi sebagai Laboratorium Pengujian.

Dari sisi kepegawaian dilaporkan bahwa tenaga keuangan, satpam, dan tenaga kebersihan pada tahun 2012 akan berkurang karena pensiun.

Untuk kemajuan website, Seksi Jasa Penelitian melaporkan, selama Juli hingga Agustus telah diunggah (upload) 23 Artikel. Artinya dalam seminggu (2-3 Artikel/minggu). Target satu artikel per minggu telah tercapai. Artikel yg diunggah hampir seluruhnya adalah “Berita” dan “Berita Kelitbangan”. Artikel “PENELITIAN” masih belum beranjak. Tenaga teknis IT (web-admin) belum ada pengganti, terpaksa “outsourcing”.

Begitu banyak hal-hal yang dibahas Rakor ini, hingga rapat pun berakhir 16.30. (Nur Ch/Win)

Gambaran suasana Rakor Triwulan Balitkabi, Senin (5/9) pagi.