Berita » Membangun Platform Sinergi PUI

Peserta rakor PUI tahun 2018.

Peserta rakor PUI tahun 2018.

Rapat Koordinasi Pusat Unggulan Iptek tahun 2018 dilaksanakan tanggal 14–15 Mei 2018 di Gedung Konservasi Kebun Raya Bogor. Tema rakor adalah “Melangkah bersama menguatkan produktivitas litbang”. Rakor diikuti oleh 106 lembaga PUI termasuk PUI Akabi. Bahasan utama rakor meliputi penjelasan instrumen pembinaan, penguatan model sinergi, penggiatan rencana kerja dan silaturahim nasional lembaga litbang unggul Indonesia.

Dirjen Kelembagaan Iptek dan Dikti mewakili Menristekdikti menyampaikan bahwa tiga tingkat keekonomian suatu negara terbagi menjadi rendah (berbasiskan resources), menengah (berbasiskan efisiensi) dan kelompok ekonomi tinggi yang mengutamakan inkubasi. Basis inkubasi akan menguat jika potensi inovasi mampu memberikan manfaat ekonomi yang luas bagi masyarakat.

Disisi lain juga harus diingat bahwa Tingkat Kesiapan Teknologi (Readiness Technological Level) pada hakekatnya juga terbagi kepada tiga kelompok yaitu 1/3 bagian merupakan bagian dari akademisi dan peneliti, 1/3 di tengah merupakan wilayah dari kolaborasi antara peneliti dan industri, sedangkan 1/3 terakhir menjadi domain dari industri. Di tingkat riset seringkali hanya berhadapan dengan single dimensi, namun pada saat inovasi memasuki wilayah industri, maka akan berhadapan dengan multi dimensi (memerlukan proses pengemasan, pemasaran, dan sebagainya). Disinilah sinergi riset diperlukan untuk menghasilkan produk litbang unggul, sekaligus untuk memperkuat platform sinergi menuju industri generasi keempat (sistem yang mengintegrasikan dunia online dengan produksi industri). Implementasinya adalah membangun dan memperkuat sinergi pentahelik antara Academician, Business, Community, Government, dan Media (ABCGM).

Arahan Dirjen Kelembagaan Iptek dan Dikti Kemenristekdikti (kiri) dan diskusi sinergi (kanan).

Arahan Dirjen Kelembagaan Iptek dan Dikti Kemenristekdikti (kiri) dan diskusi sinergi (kanan).

Pada saat rakor, setiap lembaga PUI menyusun platform sinergi untuk menghasilkan produk riset yang siap dihilirisasikan. PUI Akabi merancang sinergi riset dengan Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam dari LIPI untuk menghasilkan sari kedelai dari tempe yang kaya isoflavon serta tempe dari kedelai dengan kandungan protein tinggi. Sinergi riset antara PUI Akabi juga dilakukan dengan PUI Lahan Sub-optimal, Universitas Jambi untuk pengembangan kawasan reklamasi bekas tambang. PUI Akabi akan mendukung penyediaan benih akabi yang diperlukan untuk masing-masing sinergi riset. Semoga membuahkan produk riset yang siap dihilirisasikan.

AyK