Berita » Membiasakan Konsumsi Pangan B2SA plus Halal

b2sa

Pola hidup sehat identik dengan pola makan sehat. Melalui salah satu program Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur yaitu percepatan penganekaragaman konsumsi pangan, dilakukan sosialisasi Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) bagi guru yang ada di Jawa Timur. Sosialisasi dilakukan di Batu, 29–30 September 2014 diikuti oleh sekitar 115 guru dari Jawa Timur. Materi sosialisasi terdiri dari: (1) Pengembangan program P2KP berbasis pangan lokal, (2) Pentingnya konsumsi pangan BeSA bagi anak sekolah, (3) Produk pangan yang aman bagi jajanan anak sekolah, (4) Pemanfaatan pangan lokal untuk jajanan anak sekolah yang sehat, dan (5) Pemanfaatan kebun sekolah sebagai penunjang gizi anak didik (Balikabi).

Pemateri dari peneliti Balitkabi Muchlish Adie mengawali paparannya dengan menyitir pendapat Prof. Rindit Pambayun, tentang prasyarat pangan berkualitas tinggi yang terdiri dari safe, nutritious, palatable, medical value, dan halal. Hal tersebut identik dengan B2SA yang juga mengetengahkan pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman. Sambil bercanda Muchlish menyampaikan seharisnya B2SAH (ditambahkan Halal). Sehubungan dengan pemanfaatan kebun sekolah, Muchlish menyampaikan success story yang dilakukan AVRDC dan Balitbangtan. Paling tidak AVRDC memiliki dua program yakni Healthy home garden kit dan Home school garden. Balitbangtan juga merintis dan telah mengembangkan RPL (rumah pangan lestari) yang saat ini telah dikembangkan secara meluas, termasuk di sekolah-sekolah. Bahkan Menteri Pertanian RI menyampaikan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) atau Sustainable Food-Reserved Garden pada Asia Pacific Regional Consultation tentang Family Farming di Chennai, India, 7-10 Agustus 2014 lalu. Dua konsep yang telah dikembangkan oleh Balitbangtan dan AVRDC dapat digunakan sebagai acuan pengembangan kebun sekolah. Mengakhiri paparannya, disampaikan bahwa pengembangan kebun sekolah bukan masalah sulit atau tidak tetapi berada pada tataran mau atau tidak mengembangkannya. Karenanya lakukan sesegera mungkin dan mulai dari diri kita sendiri. MMA/AW