Berita » Mendiseminasikan Varietas dan Olahan Kedelai

20140810ma

Kedelai prospektif dan potensial sebagai sumber pangan fungsional dan bahan baku industri. Balitbangtan melalui Balitkabi melakukan Gelar Teknologi Varietas Unggul Kedelai dan Pemanfaatannya, di KP Genteng Banyuwangi, 7 Oktober 2014. Diikuti oleh 140 peserta terdiri dari peneliti (Balitkabi dan BPTP Jatim), penyuluh, mahasiswa, penangkar, petani, dan pengrajin kecap kedelai. Dilapang, selain digelar 23 varietas dan calon varietas kedelai, juga digelar 8 varietas dan calon varietas kacang tanah, dan 5 varietas ubijalar.

Kepala Balitkabi, Dr. Didik Harnowo, menyampaikan bahwa Gelar Teknologi seperti yang dilakukan di KP Genteng merupakan media interaktif antara peneliti – penyuluh – pengguna (petani, penangkar, pengrajin) yang sangat tepat, agar inovasi yang telah dihasilkan oleh peneliti Balitbangtan dapat sesegera mungkin diketahui dan diaplikasikan di lapang. Dalam kaitan pemanfaatan inovasi memang diperlukan pebisnis/pengusaha yang berani mengambil resiko dan diperlukan pembiayaan/modal yang layak. Demikian juga Kepala BPTP Jatim, Dr. Tri Sudaryono, juga menyampaikan bahwa varietas unggul merupakan teknologi strategis dan diperlukan gerakan masif agar dapat dimanfaatkan oleh pengguna. Bapak Sunaryo yang mewakili Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Banyuwangi, dengan rekayasa teknologi yang dihasilkan oleh peneliti akan mampu meningkatkan produksi kedelai di Banyuwangi dan peluang peningkatan produksi kedelai nasional akan tercapai.

Pada Gelar Teknologi juga disampaikan paparan teknologi tentang (1) varietas unggul kedelai hitam (Muchlish Adie), (2) varietas kedelai panen muda (Novita Nugrahaeni), dan pemanfaatan kedelai hitam (Erliana Ginting) dan dilanjutan dengan diskusi yang dipimpin oleh Prof. Dr. Arief Harsono. Gelar teknologi yang selalu dilakukan oleh Balitkabi memang mendapatkan apresiasi dan menjadi media informasi untuk menginformasikan hasil-hasil penelitian Balitbangtan.
MMA